MOTORESTO.ID, JAKARTA — Memasuki awal Mei 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh, harga BBM di wilayah Jabodetabek terpantau tidak mengalami perubahan. Setelah kenaikan yang terjadi pada 18 April lalu, harga BBM baik di SPBU pemerintah maupun swasta masih bertahan stabil hingga saat ini.
Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat, khususnya para pekerja yang setiap hari bergantung pada kendaraan pribadi. Meski demikian, tantangan tetap ada karena sejumlah SPBU swasta dilaporkan mengalami kekosongan stok pada beberapa jenis BBM.
Stabilnya harga BBM menunjukkan bahwa belum ada penyesuaian lanjutan dari operator dalam waktu dekat. Namun, distribusi dan ketersediaan bahan bakar masih menjadi perhatian, terutama di jaringan SPBU non-pemerintah.
Daftar Harga BBM Mei 2026 (Jabodetabek)
Pertamina
- Pertalite (RON 90): Rp10.000
- Pertamax (RON 92): Rp12.300
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp14.900
- Bio Solar (CN 48): Rp6.800
- Dexlite (CN 51): Rp23.600
- Pertamina Dex (CN 53): Rp23.900
Shell
- Shell Super: Kosong
- Shell V-Power: Kosong
- Shell V-Power Nitro+: Kosong
- Shell V-Power Diesel: Kosong
BP (British Petroleum)
- BP 92: Rp12.390
- BP Ultimate: Rp12.930
- BP Ultimate Diesel: Rp25.560
Vivo
- Revvo 92: Rp12.390
- Revvo 95: Kosong
- Primus Diesel Plus: Kosong
Distribusi Jadi Sorotan, Bukan Harga
Meskipun harga BBM relatif stabil, isu ketersediaan stok di SPBU swasta menjadi sorotan. Kekosongan produk seperti Shell dan beberapa varian Vivo memunculkan pertanyaan terkait distribusi dan kesiapan pasokan di lapangan.
Ke depan, stabilitas harga BBM tetap menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Namun, pemerataan distribusi dan ketersediaan stok juga tidak kalah krusial agar kebutuhan mobilitas tetap terpenuhi secara optimal.

Komentar