Mobil
Beranda » Toyota Pastikan Distribusi Veloz Hybrid Februari, Ini Detailnya

Toyota Pastikan Distribusi Veloz Hybrid Februari, Ini Detailnya

Toyota
Table of Contents

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Toyota Veloz Hybrid akhirnya memasuki tahap distribusi ke konsumen. Setelah diperkenalkan dan dibuka masa pre-booking sejak ajang GJAW 2025, PT Toyota-Astra Motor (TAM) memastikan pengiriman unit akan dimulai pada Februari 2026 dan dilakukan secara bertahap.

Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menjelaskan bahwa antrean konsumen yang cukup panjang menjadi tantangan tersendiri. Hingga akhir Desember 2025, jumlah pre-booking Veloz Hybrid tercatat hampir 4.000 unit dan kini sudah dipastikan melampaui angka tersebut.

“Kita akan start delivery itu di bulan Februari ke customer. Pre-booking sampai akhir Desember sudah hampir 4.000 unit dan sekarang sudah dipastikan lebih dari 4.000. Distribusi dilakukan bertahap, dan kami mohon maaf kepada konsumen yang harus menunggu cukup lama,” ujar Henry.

Menariknya, Toyota memastikan harga pre-booking Rp299 juta untuk Veloz Hybrid akan tetap dipertahankan hingga masa peluncuran resmi di ajang IIMS 2026. Harga tersebut berlaku selama periode launching dan menjadi salah satu daya tarik utama model hybrid terbaru Toyota di segmen MPV.

Dari sisi pasar, respons konsumen dinilai sangat positif. Tipe V menjadi varian paling diminati dengan kontribusi sekitar 60 persen, sementara sisanya terbagi pada tipe Q dan Modelista. Meski belum menetapkan target penjualan spesifik, Toyota berharap penjualan Veloz Hybrid bisa jauh melampaui capaian Veloz konvensional yang sebelumnya berada di kisaran 1.000 unit.

IIMS 2026 Dorong Peran UMKM Lewat Kolaborasi Otomotif dan Ekonomi Kreatif

Spesifikasi

Toyota Veloz Hybrid mengusung mesin bensin 1.496 cc 2NR-VEX yang dipadukan dengan Toyota Hybrid System. Mesin bensin menghasilkan tenaga 89 dk dan torsi 121 Nm, sementara motor listrik menyumbang tenaga 78 dk dengan torsi 141 Nm. Teknologi hybrid ini dinilai cocok untuk kondisi Indonesia karena tidak membutuhkan infrastruktur khusus, sekaligus menawarkan efisiensi dan emisi yang lebih ramah lingkungan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *