Mobil Review Mobil
Beranda » Review Mitsubishi Destinator, Suspensinya Juara!

Review Mitsubishi Destinator, Suspensinya Juara!

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Di tengah gempuran mobil elektrifikasi baik EV maupun hybrid dari pabrikan asal Tiongkok, Mitsubishi justru mengambil langkah berbeda. Menjelang gelaran GIIAS 2025, Mitsubishi resmi memperkenalkan Destinator, sebuah SUV keluarga 7-penumpang yang tidak mengandalkan motor listrik, melainkan mesin bensin 1.500 cc turbo.

Pilihan ini tentu mengundang tanda tanya. Namun setelah Motoresto.id menjajal langsung Mitsubishi Destinator Ultimate Premium, varian tertinggi dalam lini Destinator, jawabannya cukup jelas: fokus pada keseimbangan performa, kenyamanan, dan teknologi.

Performa Mesin Tenang dan Tidak Menggerung

Mitsubishi Destinator menggunakan mesin yang sama dengan Eclipse Cross, yakni 1.5L turbo dengan tenaga 163 PS dan torsi 250 Nm. Untuk penggunaan harian di Jakarta, performanya terasa responsif tanpa harus memaksa mesin bekerja keras.

Yang paling mengejutkan justru karakter mesinnya. Akselerasi dari kondisi diam hingga 100 km/jam terasa ringan dan linear, tanpa raungan berlebihan. Bahkan saat berakselerasi di tol, putaran mesin jarang melewati 2.000 rpm, memberikan kesan tenang dan dewasa sesuatu yang jarang ditemui pada SUV non-hybrid dengan bodi besar.

Konsumsi BBM: Bukan Irit, Tapi Masuk Akal

Selama pengujian dengan total jarak 349,5 km di rute perkotaan Jakarta dan tol dalam kota, konsumsi BBM Destinator berada di kisaran 1:9 hingga 1:12 km/liter, dengan rata-rata sekitar 10 km/liter.

Pasar Mobil Mewah Tertekan, Konsumen Lebih Rasional, Bagaimana Nasib Mereka Saat Ini?

Angka ini memang tidak bisa disebut irit, namun juga tidak boros terutama jika melihat dimensinya yang lebih besar dari Xpander dan fakta bahwa sebagian besar kompetitor di kelasnya menggunakan mesin 2.0L atau lebih.

Suspensinya Juara!

Dok. Motoresto.id

Soal kenyamanan, suspensi Mitsubishi Destinator layak mendapat pujian khusus. Menggunakan konstruksi monocoque, Destinator menawarkan stabilitas dan redaman getaran yang baik. Kombinasi MacPherson Strut di depan dan Torsion Beam di belakang disetel khusus untuk kondisi jalan Indonesia dan ASEAN.

Hasilnya, bantingan terasa empuk tanpa limbung, baik saat melintasi jalan bergelombang, sambungan tol, maupun kontur jalan yang rusak. Suspensi ini tetap nyaman di kecepatan rendah, sekaligus stabil saat dipacu lebih cepat. Untuk off-road ringan, Destinator juga masih terasa percaya diri.

Rem dan Keselamatan yang Lengkap

Penggunaan rem cakram di keempat roda terasa memberikan deselerasi yang lembut dan linear—sesuatu yang jarang ditemui di mobil keluarga 7-seater.

Urusan keselamatan diperkuat oleh Mitsubishi Motors Safety Sensing, mulai dari ACC, FCM, BSW, RCTA, AHB, hingga Multi Around Monitor. Sayangnya, Lane Keeping Assist absen, yang terasa sedikit tanggung untuk SUV modern.

Honda Brio Borong Dua Penghargaan di IIMS 2026

Mitsubishi Connect: Teknologi yang Relevan

Sebagai SUV premium, Destinator dibekali Mitsubishi Connect, sistem konektivitas berbasis cloud yang memungkinkan pemantauan dan kontrol kendaraan melalui smartphone. Mulai dari eCall, bCall, pelacakan kendaraan, geofence, hingga menyalakan AC sebelum masuk mobil fitur ini terasa relevan untuk kebutuhan konsumen urban.

Kesimpulan

Mitsubishi Destinator membuktikan bahwa mesin bensin turbo masih relevan jika dikemas dengan matang. Ia tidak mencoba menjadi yang paling irit atau paling canggih, tetapi menawarkan paket seimbang untuk keluarga Indonesia yang mengutamakan kenyamanan, performa halus, dan fitur keselamatan modern.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *