Mobil
Beranda » Potensi Kebakaran Baterai, Hyundai Recall Ioniq 5 dan Kia EV6

Potensi Kebakaran Baterai, Hyundai Recall Ioniq 5 dan Kia EV6

Hyundai
Hyundai ioniq 5 N Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Hyundai Motor dan Kia kembali mengumumkan program recall untuk sejumlah mobil listrik di Amerika Serikat. Meski jumlah unit yang terdampak relatif sedikit, langkah ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap potensi masalah pada sistem baterai yang berisiko memicu korsleting internal hingga kebakaran.

Dikutip dari Electrek, Berdasarkan dokumen yang disampaikan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada 9 Juli 2026, Hyundai menarik enam unit Hyundai Ioniq 5 model tahun 2023–2024. Sementara itu, Kia melakukan recall terhadap satu unit Kia EV9 model 2024 dan tujuh unit Kia EV6 model tahun 2022–2024.

Penyebab Recall Hyundai Ioniq 5 dan Kia EV

Hasil investigasi Hyundai menunjukkan bahwa sejumlah kendaraan tersebut menggunakan modul baterai produksi SK On yang dibuat pada periode tertentu dan diduga mengalami cacat produksi.

Masalah tersebut berasal dari ketidaksejajaran elektroda pada sel baterai yang berpotensi menyebabkan korsleting internal. Dalam kondisi tertentu, gangguan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran pada kendaraan.

Hyundai menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kecelakaan, kebakaran, maupun korban luka di Amerika Serikat yang berkaitan dengan masalah tersebut.

Desain Boxy Kian Digemari, iCAR V23 Tawarkan SUV Listrik Bergaya Klasik dengan Sentuhan Modern

“The recall is due to misaligned electrodes in the battery cell that could cause an internal short circuit and lead to a fire.”

Imbauan untuk Pemilik Kendaraan

Selama proses recall berlangsung, Hyundai tetap memperbolehkan kendaraan digunakan. Namun, perusahaan menyarankan pemilik untuk membatasi pengisian baterai hingga maksimal 80 persen sebagai langkah antisipasi.

Selain itu, pemilik juga dianjurkan memarkir kendaraan di area terbuka dan menjauhkannya dari bangunan hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

Dealer resmi Hyundai akan mengganti Battery System Assembly (BSA) tanpa biaya, termasuk bagi kendaraan yang masa garansinya telah berakhir.

Recall Masih Terbatas di Amerika Serikat

Program recall ini saat ini hanya berlaku untuk kendaraan yang dipasarkan di Amerika Serikat. Hyundai belum mengumumkan penarikan kendaraan serupa di negara lain.

MG ZS Hybrid+ Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Diumumkan di GIIAS 2026

Meski demikian, komponen baterai yang digunakan berasal dari pemasok asal Korea Selatan, SK On, sehingga perkembangan informasi di pasar global masih terus dipantau.

Hyundai dijadwalkan mengirimkan surat pemberitahuan kepada pemilik kendaraan mulai 31 Agustus 2026, sedangkan Kia akan mulai mengirimkan notifikasi pada 7 Agustus 2026.

Bagi pemilik kendaraan yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, Hyundai dan Kia juga telah menyediakan layanan pelanggan serta mengarahkan konsumen untuk mengakses informasi resmi melalui NHTSA.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *