Beranda » Penjualan Mobil Listrik Global Turun 2% pada September 2026

Penjualan Mobil Listrik Global Turun 2% pada September 2026

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Penjualan mobil listrik global mengalami penurunan pada September 2026. Mengutip laporan Reuters, penjualan kendaraan listrik dunia turun 2% menjadi 2,15 juta unit. Meski demikian, secara kumulatif sejak Januari hingga September 2026, pasar kendaraan listrik masih mencatat pertumbuhan sebesar 3% dengan total penjualan mencapai 15,5 juta unit.

Penurunan ini menunjukkan bahwa perkembangan pasar kendaraan listrik di berbagai wilayah tidak berjalan seragam. Saat Eropa mencatat rekor penjualan baru, Amerika Utara dan China justru mengalami pelemahan.

Penjualan Mobil Listrik Global Berbeda di Tiap Wilayah

Eropa menjadi salah satu pasar dengan kinerja paling positif. Penjualan kendaraan listrik di kawasan tersebut mencapai hampir 600.000 unit pada September 2026. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah, sekaligus sekitar 10% lebih tinggi dibandingkan rekor sebelumnya pada Juni.

Charles Lester, manajer data BMI, menyebut pencapaian tersebut sebagai rekor baru bagi pasar kendaraan listrik Eropa.

Sebaliknya, Amerika Utara mengalami penurunan penjualan hingga 44%. Angka tersebut menjadi penurunan terdalam sepanjang tahun berjalan. Salah satu faktor pembandingnya adalah tingginya penjualan pada periode yang sama tahun lalu, ketika konsumen bergegas membeli kendaraan listrik sebelum insentif pajak berakhir.

Seperti Apa Spesifikasi Geely Coolray, Simak Detailnya

Lester memperkirakan perbandingan penjualan pada kuartal IV akan lebih mudah karena tidak lagi berhadapan dengan lonjakan pembelian menjelang berakhirnya insentif tersebut.

Penjualan Mobil Listrik China Turun 18%

China juga mencatat pelemahan penjualan kendaraan listrik. Pada September 2026, penjualan di negara tersebut turun 18% secara tahunan menjadi 1,11 juta unit. Kondisi ini mendorong produsen otomotif China untuk semakin mengandalkan ekspor guna menopang penjualan.

Penurunan tersebut lebih dalam dibandingkan Agustus 2026, ketika pasar kendaraan listrik China turun 11% secara tahunan. Meski begitu, secara bulanan penjualan masih tumbuh 7%.

Secara kumulatif, penjualan kendaraan listrik China sepanjang Januari hingga September 2026 turun 13%. Pelemahan terutama terjadi pada kendaraan plug-in hybrid (PHEV), yang turun 25%. Sementara itu, penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) terkoreksi lebih tipis, yakni 6%.

Pasar Mobil Listrik Masih Menghadapi Tantangan

MGS5 EV
MGS5 EV

Data September memperlihatkan bahwa penurunan penjualan bulanan belum berarti pasar kendaraan listrik global kehilangan momentum sepenuhnya. Pertumbuhan kumulatif sebesar 3% menunjukkan bahwa permintaan secara keseluruhan masih bertahan.

Geely Coolray, Compact SUV Bensin 1.500 cc Turbo di Tengah Tren Elektrifikasi

Namun, perbedaan kinerja antarwilayah menjadi perhatian bagi industri otomotif. Rekor di Eropa berbanding terbalik dengan pelemahan di Amerika Utara dan China. Perubahan insentif, kondisi pasar, serta strategi ekspor produsen menjadi sejumlah faktor yang perlu dicermati dalam perkembangan industri kendaraan listrik berikutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *