Tips
Beranda » Lima Hal Penting Saat Menggunakan Ponsel di Jalan Raya yang Wajib Dipatuhi

Lima Hal Penting Saat Menggunakan Ponsel di Jalan Raya yang Wajib Dipatuhi

ponsel

MOTORESTO.ID,JAKARTA–Selain sebagai sarana hiburan, ponsel juga membantu memberi petunjuk peta jalan atau panggilan. Namun, menggunakan ponsel bukan pada saat yang tepat tentunya sangat membahayakan. Sudah tidak terhitung berapa pengguna kendaraan roda dua yang mengalami kecelakaan ringan maupun berat akhibat mengoperasikan ponsel sambil berkendara di jalan raya.

Penggunaan ponsel ketika sepeda motor sedang berjalan sudah pasti dapat memecah konsentrasi karena perhatian pengendara terbagi. Aktivitas seperti membaca pesan, membalas chat, mengecek notifikasi, mengganti musik, membuka media sosial, hingga mengambil foto atau video membuat pengendara harus membagi perhatian antara layar dan kondisi jalan raya.

Perlu diingat jalan raya bukan tempat yang pas untuk multitasking, terlebih ketika satu tangan memegang setang motor dan perhatian justru tertuju pada layar atau tangan satunya memegang ponsel.

Secara aturan, pentingnya menjaga konsentrasi tertuang dalam Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal tersebut mengatur setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

“Ketika mata dan pikiran tertuju pada layar, pengendara bisa kehilangan kesempatan untuk melihat atau merespons kondisi di depan. Kecelakaan akibat distraksi seperti ini sering kali terjadi hanya dalam hitungan detik,” tutur Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani dalam keterangan resminya.

Kesempatan Warga Test Drive Beragam Mobil Baru di GIIAS Surabaya 2026

Situasi lalu lintas dapat berubah dalam hitungan detik saja. Kendaraan di depan dapat melakukan pengereman mendadak, kendaraan lain berpindah jalur, pejalan kaki menyeberang, ataupun terdapat kondisi jalan yang membutuhkan respons cepat. Ketika perhatian pengendara sedang tertuju pada gadget, peluang terlambat melakukan manuver yang tepat menjadi semakin besar.

Lima Hal Penting
Karena itu ada lima kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan pengendara agar tetap dapat memanfaatkan ponsel tanpa mengorbankan keselamatan

  1. Siapkan Kebutuhan Sebelum Berkendara
    Pastikan kebutuhan seperti rute perjalanan, ataupun pesan penting telah diperiksa sebelum sepeda motor mulai berjalan. Dengan begitu, pengendara tidak perlu tergoda mengoperasikan gadget di tengah perjalanan.
  2. Atur Navigasi Sebelum Perjalanan Dimulai
    Jika membutuhkan aplikasi navigasi, tentukan tujuan dan rute terlebih dahulu. Perangkat juga dapat ditempatkan pada posisi yang aman dan tidak menghalangi pandangan serta tidak mengganggu kendali kendaraan.
  3. Jangan Operasikan Gadget Saat Bermotoran
    Hindari membaca atau membalas pesan, mengecek media sosial, menerima panggilan, mengambil foto, maupun melakukan aktivitas lain yang membuat perhatian teralihkan saat sedang berkendara di jalan raya.
  4. Berhenti di Tempat Aman Jika Ingin Mengoperasikan Ponsel
    Apabila terdapat kebutuhan yang tidak dapat ditunda, jangan memaksakan diri untuk menggunakan gadget. Cari lokasi yang aman terlebih dulu, berhenti dengan benar, kemudian gunakan ponsel setelah kendaraan dalam kondisi berhenti.
  5. Jangan Biarkan Notifikasi Mengalahkan Keselamatan
    Bunyi pesan atau panggilan tidak harus selalu langsung direspons. Biasakan menyelesaikan perjalanan atau mencari tempat aman untuk berhenti sebelum memeriksa gadget.

Menjaga konsentrasi bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan. Jangan menjadikan gadget sebagai pemecah konsentrasi di jalan. Kalau memang harus menggunakan gadget, pastikan motor sudah berhenti di lokasi yang aman.

“Prinsipnya sederhana, saat motor berjalan fokus ke jalan, saat ingin menggunakan gadget berhenti terlebih dahulu. Kebiasaan kecil ini merupakan bagian dari penerapan #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” katanya.

iCAR V27 Andalkan Wading Mode, Siap Hadapi Genangan Air hingga 600 mm

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *