MOTORESTO.ID, STUTTGART–Bicara tentang Porsche tentunya akan terbayang supercar yang memiliki banyak penggemar di sejumlah negara. Namun, berbeda dengan nasib Porsche Taycan. Setelah Penjualannya anjlok dari 40.629 unit pada tahun 2023 menjadi hanya 16.339 unit pada tahun 2025.
Kondisi tersebut memaksa manajemen Porsche untuk meninjau ulang dengan merampingkan jajaran model Taycan tetapi tidak menghentikan produksinya. Lesunya penjualan telah memicu spekulasi Porsche Taycan berada di ambang penghentian produksi dan akan dihentikan pada tahun 2030. Sebuah kabar tidak sedap yang dibantah manajemen Porsche.

Namun, mereka juga belum mengkonfirmasi apakah Taycan akan terus diproduksi hingga masa mendatang dan apakah ini akan mencakup generasi kedua. Sebuah laporan dari publikasi Jerman WirtschaftsWoche awal bulan ini mengindikasikan jajaran eksekutif perusahaan telah setuju secara bertahap menghentikan produksi Taycan pada tahun 2030.
Bahkan dikabarkan perusahaan mempertimbangkan untuk segera menghapus model tersebut dari jajaran produknya. Yang pasti saat ini perusahaan terus memantau angka pesanan salah satu supercar andalan Porsche tersebut. Lesunya penjualan telah memicu spekulasi tersebut.
Dalam sebuah pernyataan kepada Carscoops, juru bicara manajemen Porsche mengakui “penyederhanaan jajaran model” tidak berarti “menghentikan seluruh lini model. “Untuk Taycan, kami akan terus mengurangi jumlah varian untuk menurunkan kompleksitas,” katanya.
Juru bicara Porsche tersebut juga menambahkan pabrikan saat ini tidak memiliki rencana untuk menghentikan produksi Taycan dalam waktu dekat. “Kami telah berinvestasi secara signifikan pada model ini dan akan terus memantau perkembangan permintaan,” katanya.
Meski Porsche mengatakan Taycan tidak akan menghilang dalam “jangka pendek,” namun mereka tidak berkomentar tentang masa depan jangka panjang mobil listrik tersebut.
dok foto: Carscoops

Komentar