MOTORESTO.ID,JAKARTA–Kandungan produk lokal menjadi vital bagi industri otomotif nasional dalam meningkatkan efisiensi bisnis. Karena itu PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) produknya.
Saat ini, nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hino telah mencapai 44,35 persen hingga 57,26 persen untuk berbagai tipe kendaraan. Bahkan untuk enam tipe kendaraan yaitu Hino300 Series 115 SD, 136 HD, 136 HDX, 136 MDL, 115SDB, dan 115 SDBL telah mencapai 71,85 persen.
Investasi Hino di Indonesia telah mencapai 112,5 juta dolar AS, yang didukung kapasitas produksi hingga 75.000 unit per tahun. Selain itu, kegiatan manufaktur Hino juga menyerap sekitar 1.547 tenaga kerja, yang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri kendaraan niaga nasional di tengah dinamika pasar.
“Langkah strategis ini semakin memperkuat posisi Hino sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia,” kata Shingo Sakai, Presiden Direktur HMSI dalam keterangan resminya, Jumat (17/4).
Selain memperkuat produksi domestik, Hino juga membidik Indonesia sebagai hub ekspor global kendaraan niaga. Dengan dukungan fasilitas produksi dan rantai pasok lokal yang semakin kuat, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi basis produksi kendaraan komersial bagi pasar regional maupun internasional.
“Melalui jaringan layanan yang tersebar luas, ketersediaan suku cadang, layanan perawatan berkala, hingga dukungan teknis profesional, kami berupaya memastikan operasional pelanggan tetap optimal dan produktif di berbagai sektor industri.” tutur Shingo Sakai.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri otomotif nasional sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian Indonesia.
Hino juga berkontribusi melalui program pengembangan sumber daya manusia dan tanggung jawab sosial. Hal ini dilakukan melalui program pendidikan vokasi, dukungan fasilitas laboratorium, serta kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas tenaga kerja industri otomotif Indonesia.
Sinergi yang erat antara pelaku industri dan pemangku kepentingan industri otomotif Indonesia diharapkan dapat terus tumbuh, semakin berdaya saing, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Komentar