MOTORESTO.ID, JAKARTA — Abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai dilaporkan mencapai sejumlah wilayah. Kondisi ini membuat pemilik kendaraan perlu lebih berhati-hati saat membersihkan mobil atau motor yang permukaannya tertutup abu.
Sekilas, abu vulkanik memang terlihat seperti debu biasa. Namun, material tersebut memiliki karakter berbeda dan dapat mengandung partikel mineral dengan permukaan yang relatif kasar.
Jika langsung dilap dalam kondisi kering, partikel tersebut berpotensi bergesekan dengan permukaan cat dan menyebabkan baret halus.
Lantas, bagaimana cara membersihkan mobil yang terkena abu vulkanik?
Jangan Langsung Lap Bodi Mobil
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah jangan langsung mengelap bodi mobil menggunakan kain atau kemoceng.
Abu yang menempel di permukaan cat sebaiknya dihilangkan terlebih dahulu menggunakan air. Dengan begitu, risiko partikel kasar bergesekan dengan cat dapat dikurangi.
Menurut panduan Auto2000, proses pembersihan sebaiknya dimulai ketika kondisi bodi mobil sudah tidak panas.
1. Tunggu Bodi Mobil hingga Dingin
Parkirkan kendaraan di tempat teduh dan tunggu sampai panel bodi tidak lagi panas.
Mencuci kendaraan ketika bodi masih panas dapat membuat air dan cairan pembersih lebih cepat menguap. Kondisi tersebut berpotensi meninggalkan noda pada permukaan kendaraan.
2. Bilas Abu dengan Air
Setelah bodi dingin, lakukan pembilasan menggunakan air selama sekitar 2-5 menit.
Jangan hanya fokus pada bagian bodi yang terlihat. Area seperti bumper, gril, panel bawah, roda, wheel arch, kolong, dan bagian belakang mobil juga perlu diperhatikan.
Tujuannya adalah mengangkat sebanyak mungkin abu dan partikel kasar sebelum kendaraan disentuh menggunakan alat pencuci.
Gunakan Pre-Wash Sebelum Contact Wash
Setelah proses pembilasan, pemilik mobil dapat menggunakan pre-wash atau snow foam selama sekitar 3-5 menit.
Biarkan cairan bekerja mengangkat sisa kotoran, tetapi jangan sampai mengering di permukaan bodi.
Selanjutnya, lakukan contact wash menggunakan sampo khusus mobil dan wash mitt yang bersih. Gunakan tekanan ringan dan hindari menggosok permukaan secara agresif.
Setelah selesai, bilas kembali kendaraan hingga bersih.
3. Keringkan dengan Microfiber
Tahap terakhir adalah mengeringkan kendaraan menggunakan microfiber bersih.
Hindari menggosok bodi terlalu keras. Teknik blotting atau menarik kain secara perlahan dapat digunakan untuk meminimalkan gesekan pada permukaan cat.
Yang paling penting, jangan mengelap bodi yang masih dipenuhi abu dalam kondisi kering.


Komentar