Bisnis
Beranda » BBM Juli 2026: Harga Pertamax Berpeluang Turun, B50 Resmi Meluncur

BBM Juli 2026: Harga Pertamax Berpeluang Turun, B50 Resmi Meluncur

BBM
BBM

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Juli 2026 berpotensi menjadi bulan yang membawa dua kabar penting bagi pengguna kendaraan di Indonesia. Selain adanya peluang penurunan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, pemerintah juga bersiap meluncurkan bahan bakar baru berupa biodiesel B50.

Peluang turunnya harga Pertamax disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, meredanya harga minyak dunia setelah perkembangan situasi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat menjadi sinyal positif bagi harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.

“Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun, sehingga fondasi pertumbuhan ekonomi kita akan semakin kuat,” ujar Purbaya.

Sebelumnya, pada 10 Juni 2026, Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter akibat lonjakan harga minyak global.

Harga BBM Nonsubsidi Tetap Mengikuti Mekanisme Pasar

Pemerintah menegaskan harga BBM nonsubsidi akan selalu mengikuti perkembangan harga minyak dunia.

Toyota Diam-Diam Rilis New Hilux 2026, Ada Varian EV!

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan ketika harga minyak mentah turun, maka peluang penurunan harga Pertamax juga semakin besar.

“Ketika harga minyak dunia turun, bisa dipastikan harga BBM nonsubsidi juga turun.”

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami kenaikan karena tetap menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah Siapkan Peluncuran BBM B50

BBM B50
BBM B50 Dok. Kementerian ESDM

Selain isu harga BBM, pemerintah juga akan memperkenalkan BBM B50, yaitu biodiesel yang terdiri dari campuran 50 persen solar dan 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan peluncuran dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026.

Digempur Mobil China, VW Dikabarkan Akan PHK Besar-Besaran

“B50 akan diluncurkan oleh Bapak Presiden. Rencananya tanggal 1 Juli.”

Namun distribusinya tidak langsung dilakukan secara penuh. Pemerintah masih memberikan masa transisi sekitar tiga bulan untuk menghabiskan stok B40 sebelum seluruh distribusi beralih ke B50.

Berapa Harga BBM B50?

Hingga kini pemerintah belum mengumumkan harga resmi BBM B50.

Meski demikian, Laode menjelaskan bahwa mekanisme penetapan harganya tetap mengacu pada formula harga solar yang berlaku setiap bulan, sehingga tidak akan berbeda jauh dari sistem perhitungan harga diesel saat ini.

Artinya, harga B50 nantinya tetap dipengaruhi oleh biaya perolehan, distribusi, penyimpanan, nilai tukar rupiah, hingga harga minyak dunia sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2024.

Chery Q Catat Lebih dari 3.000 Pemesanan Awal dalam Sebulan, Minat Konsumen Compact EV Terus Tumbuh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *