MOTORESTO.ID, JAKARTA — Duduk di kabin mobil saat macet panjang atau parkir di area terbuka di bawah terik matahari Jakarta bisa jadi pengalaman yang menyiksa — bahkan dengan AC yang menyala penuh sekalipun. Suzuki rupanya mendengar keluhan ini dan menjawabnya lewat pembaruan signifikan pada Grand Vitara: penambahan fitur ventilated seat pada kursi baris depan.
Pengumuman ini disampaikan resmi pada 22 Juni 2026, menjadikan SUV hybrid ini salah satu SUV di segmennya yang kini menawarkan fitur kenyamanan premium ini secara langsung kepada pengguna di Indonesia.
Bukan Sekadar AC, Begini Cara Kerja Ventilated Seat Grand Vitara

Berbeda dari sistem pendingin kabin konvensional, ventilated seat pada Grand Vitara bekerja dengan cara menghisap udara dari dalam kabin melalui permukaan kursi. Hawa panas yang dikeluarkan tubuh pengendara maupun penumpang akan terhisap secara aktif, lalu digantikan oleh udara kabin yang lebih segar.
Hasilnya, sensasi sejuk dirasakan langsung pada area punggung dan paha — bagian tubuh yang paling sering terasa panas dan lembap setelah duduk lama. Teknologi ini melengkapi cara kerja AC yang mendinginkan seluruh ruang kabin dari arah depan, sehingga keduanya bekerja secara sinergis.
Mudah Dioperasikan, Bisa Disesuaikan Preferensi
Mengaktifkan fitur ini tidak memerlukan langkah rumit. Pengguna cukup menekan tombol ventilated seat yang terletak di konsol tengah, lalu memilih satu dari tiga tingkat sirkulasi udara: Tinggi, Sedang, atau Rendah. Sistem kemudian bekerja secara otomatis menghisap udara melalui lubang ventilasi kecil pada permukaan bantalan dan sandaran kursi depan.
Tetap Aktif Meski Mesin Auto-Stop Berkat Teknologi SHVS
Salah satu keunggulan yang cukup menonjol adalah kemampuan ventilated seat Grand Vitara untuk tetap beroperasi meski sistem engine auto-stop sedang aktif. Sebagai SUV berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), Grand Vitara secara otomatis mematikan mesin sejenak saat kondisi tertentu seperti berhenti di lampu merah atau terjebak kemacetan demi efisiensi bahan bakar.
Pada kondisi tersebut, pasokan listrik tetap terjaga, sehingga ventilated seat tidak ikut mati. Pengguna tetap bisa menikmati kesejukan dari kursi meskipun mesin sedang tidak menyala.
Respons Suzuki Terhadap Kebutuhan Nyata Konsumen Indonesia
Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menyebut penambahan fitur ini bukan sekadar peningkatan spesifikasi di atas kertas.
“Penambahan fitur ventilated seat pada Grand Vitara merupakan wujud kehadiran fitur yang tepat guna. Pelanggan bisa merasakan manfaatnya secara langsung di tubuh. Dengan demikian, perjalanan jarak jauh akan jadi lebih nyaman,” ujarnya.
Donny menambahkan, pendekatan Suzuki dalam mengembangkan produk memang berpusat pada kepuasan pengguna secara nyata. “Peningkatan ini dapat membuat pelanggan betah berlama-lama dalam Grand Vitara — dalam arti benar-benar menikmati perjalanan meskipun durasinya panjang. Fokus kepuasan pengguna seperti inilah yang menjadi perhatian bagi kami di Suzuki,” tutupnya.
Grand Vitara: SUV Keluarga yang Makin Relevan di Iklim Tropis
Pembaruan ini semakin memperkuat posisi Grand Vitara sebagai pilihan SUV keluarga yang tidak hanya kompeten secara performa, tetapi juga serius dalam menghadirkan kenyamanan yang relevan untuk kondisi berkendara di Indonesia — mulai dari kemacetan kota hingga perjalanan jauh lintas kota.
Dengan kombinasi teknologi hybrid SHVS, efisiensi bahan bakar, dan kini ventilated seat yang bekerja sinergi dengan AC kabin, Grand Vitara tampil sebagai SUV yang benar-benar dirancang dengan mempertimbangkan pengguna tropis.

Komentar