Mobil
Beranda » BYD M6 DM Punya Kompresi 16:1, Aman Minum Ron 92?

BYD M6 DM Punya Kompresi 16:1, Aman Minum Ron 92?

BYD DM
Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — BYD Indonesia menegaskan bahwa mobil plug-in hybrid terbaru mereka, BYD M6 DM, tetap dapat menggunakan bahan bakar dengan RON 92 meskipun memiliki rasio kompresi mesin yang tergolong tinggi, yakni mencapai 16:1.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Head of Product PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, yang menjelaskan bahwa desain mesin dan sistem pendukung pada kendaraan tersebut sudah disesuaikan untuk menjaga efisiensi sekaligus keamanan operasional.

“Tadi meskipun kompresinya cukup tinggi, kita juga dilengkapi dengan sistem pendinginan yang memadai sehingga secara mobilnya itu RON 92 juga sudah bisa. Jadi nanti default-nya di mobilnya akan tertulis juga RON 92,” ujar Bobby Bharata di Tangerang, (18/26).

BYD M6 DM sendiri merupakan model plug-in hybrid (PHEV) yang menggabungkan mesin pembakaran dalam dengan motor listrik dan baterai. Teknologi ini dikenal dengan sebutan Dual Mode (DM), yang pertama kali diperkenalkan BYD sejak 2008 melalui model F3 DM.

Dalam sistem DM, kendaraan mengutamakan motor listrik sebagai sumber tenaga utama untuk penggunaan harian, khususnya di area perkotaan. Sementara mesin bensin berfungsi sebagai pendukung, terutama untuk menghasilkan energi tambahan serta meningkatkan efisiensi pada kondisi tertentu.

Chery Q Mulai Dirakit Lokal, Targetkan Pengiriman Q3 2026

Pendekatan ini berbeda dengan kendaraan konvensional yang sepenuhnya mengandalkan mesin bensin sebagai sumber tenaga utama. Dengan konsep berbasis listrik, BYD mengklaim teknologi DM mampu memberikan efisiensi tinggi sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap jarak tempuh.

Secara spesifikasi, BYD M6 DM dibekali mesin bensin 1.5 liter yang menghasilkan tenaga sekitar 72 kW atau setara 96,5 dk dengan torsi 125 Nm. Sementara itu, motor listrik EHS 5.0 mampu beroperasi hingga 15.000 rpm untuk mendukung performa kendaraan secara keseluruhan.

Di atas kertas, model ini juga diklaim memiliki efisiensi bahan bakar yang sangat baik, dengan konsumsi mencapai hingga 65 km per liter dalam kondisi tertentu.

Meski memiliki rasio kompresi tinggi yang umumnya identik dengan kebutuhan bahan bakar beroktan lebih tinggi, BYD memastikan sistem pendinginan dan desain mesin telah dioptimalkan sehingga tetap aman menggunakan RON 92 seperti Pertamax, Vivo Revvo 92, maupun BP 92.

Kehadiran BYD M6 DM sekaligus menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperluas penetrasi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, khususnya di segmen plug-in hybrid yang masih berkembang.

Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan Fitur Lengkap untuk Generasi Urban

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *