News
Beranda » Stellantis Fokus ke 4 Merek Utama, Ini Strategi Besarnya

Stellantis Fokus ke 4 Merek Utama, Ini Strategi Besarnya

Stellantis
Stellantis Dok. CNET

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Stellantis dikabarkan tengah menyiapkan perubahan strategi besar yang akan memfokuskan investasi pada hanya empat merek utama dalam portofolio globalnya. Langkah ini disebut sebagai bagian dari arah baru CEO yang akan datang, Antonio Filosa, dalam menyederhanakan struktur bisnis dan memperkuat profitabilitas grup.

Dikutip dari Carscoops, Empat merek yang diprioritaskan adalah Jeep, Ram, Peugeot, dan Fiat. Keempatnya dinilai memiliki posisi paling kuat di pasar global serta kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan.

Jeep dan Ram menjadi tulang punggung utama Stellantis di Amerika Utara, terutama di segmen SUV dan pickup yang masih mencatat margin keuntungan tinggi. Sementara itu, Peugeot memperkuat posisi Stellantis di pasar Eropa sebagai merek mass-market yang kompetitif, sedangkan Fiat tetap relevan di segmen kendaraan kecil dan pasar negara berkembang.

Dok. Jeep Indonesia

Di sisi lain, merek-merek lain seperti Alfa Romeo, Citroën, Opel, DS, Lancia, Maserati, hingga Dodge tidak lagi menjadi prioritas utama dalam keputusan investasi besar. Namun, Stellantis disebut tidak akan melakukan penutupan merek secara agresif.

Sebaliknya, strategi yang dipertimbangkan adalah pemanfaatan platform bersama, sistem elektrifikasi, dan pendekatan rebadge di pasar tertentu. Dengan cara ini, merek-merek tersebut masih dapat bertahan, meski dengan peran yang lebih terbatas.

Wacana PPN Jalan Tol, Menkeu: Tunggu Daya Beli Pulih

Langkah ini muncul di tengah tekanan industri otomotif global, termasuk penurunan pangsa pasar di Eropa dan Amerika, serta meningkatnya persaingan dari produsen mobil Tiongkok. Selain itu, perubahan strategi elektrifikasi juga memaksa produsen untuk lebih fleksibel dalam pengembangan produk.

Secara umum, Stellantis 2026 diproyeksikan akan bergerak ke arah struktur yang lebih ramping, dengan fokus pada merek yang paling menguntungkan dan memiliki daya tarik global. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat efisiensi sekaligus menjaga daya saing di tengah perubahan industri otomotif yang cepat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *