MOTORESTO.ID, PRANCIS – Pabrikan otomotif asal Prancis, Citroën, kembali menegaskan komitmennya terhadap ajang balap mobil listrik dunia Formula E. Melalui divisi balapnya, Citroën Racing, perusahaan memastikan akan tetap terlibat dalam ABB FIA Formula E World Championship dalam jangka panjang.
Komitmen tersebut disampaikan seiring dengan persiapan kehadiran generasi mobil balap terbaru, yakni era Gen4, yang dijadwalkan mulai digunakan pada musim ke-13 kejuaraan Formula E.
Keputusan ini menegaskan bahwa Citroen melihat Formula E sebagai salah satu platform penting untuk mengembangkan teknologi elektrifikasi sekaligus memperkuat inovasi yang nantinya dapat diterapkan pada kendaraan produksi massal.
CEO Citroen, Xavier Chardon, menegaskan bahwa inovasi teknologi harus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ajang motorsport seperti Formula E menjadi tempat ideal untuk mengembangkan teknologi performa listrik yang kemudian dapat diterjemahkan ke kendaraan jalan raya.
“Di Citroen, inovasi hanya bermakna ketika benar-benar meningkatkan kehidupan sehari-hari. Formula E memungkinkan kami menerjemahkan performa listrik menjadi kemajuan nyata di dunia nyata. Motorsport adalah bagian dari DNA kami, dan kami bangga untuk terus melangkah lebih jauh di era baru yang menarik ini,” ujar Chardon dalam pernyataannya.
Keterlibatan Citroen di Formula E juga menunjukkan bagaimana motorsport kini menjadi laboratorium teknologi bagi kendaraan listrik. Pengembangan sistem motor listrik, efisiensi energi, hingga manajemen baterai yang digunakan di lintasan balap kerap menjadi inspirasi bagi teknologi pada mobil listrik produksi massal.
Dengan kehadiran era Gen4 yang diprediksi membawa peningkatan signifikan dalam hal performa dan efisiensi, partisipasi Citroen di Formula E diharapkan semakin memperkuat posisi mereka dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik di masa depan.

Komentar