News
Beranda » BMW Recall Global 575 Ribu Mobil Akibat Risiko Kebakaran

BMW Recall Global 575 Ribu Mobil Akibat Risiko Kebakaran

MOTORESTO.ID, JAKARTA — BMW kembali melakukan langkah besar di level global. Pabrikan asal Jerman tersebut mengumumkan kampanye recall terhadap sekitar 575.000 unit kendaraan di berbagai negara akibat potensi risiko kebakaran yang bersumber dari sistem starter.

Recall ini bersifat global dan berbasis VIN (Vehicle Identification Number). Artinya, tidak semua unit dari model yang disebutkan otomatis terdampak. Hanya kendaraan dengan nomor rangka tertentu yang masuk dalam daftar penarikan.

Risiko Bermula dari Magnetic Switch Starter

Mengacu laporan BMW Blog, sumber masalah berasal dari potensi kesalahan produksi pada motor starter, tepatnya di bagian magnetic switch (saklar magnetik). Komponen ini berfungsi menghubungkan arus listrik saat mesin dinyalakan.

Dalam kondisi tertentu—terutama pada kendaraan dengan frekuensi start mesin yang tinggi—magnetic switch dapat mengalami keausan berlebih. Gejala awalnya relatif ringan, seperti mesin terasa lebih sulit dihidupkan atau bahkan gagal menyala.

Namun dalam skenario terburuk, abrasi logam di dalam saklar magnetik berpotensi menyebabkan hubungan arus pendek. Korsleting tersebut dapat memicu panas berlebih pada area starter. Dalam kondisi ekstrem, risiko kebakaran bisa terjadi bahkan saat kendaraan sedang digunakan.

Menebak Harga Suzuki XBee di Indonesia, Rp 200 Juta-an?

Komponen starter yang menjadi perhatian diproduksi dalam periode Juli 2020 hingga Juli 2022, meski pemasangannya pada kendaraan bisa terjadi setelah rentang waktu tersebut.

Daftar Model BMW Terdampak

Model yang masuk dalam kampanye recall ini mencakup lini populer BMW, antara lain:

  • 2 Series Coupé (G42)
  • 3 Series (G20/G21/G28)
  • 4 Series (G22/G23/G26)
  • 5 Series (G30/G31)
  • 6 Series Gran Turismo (G32)
  • 7 Series (G11/G12)
  • X3 (G01)
  • X4 (G02)
  • X5 (G05)
  • X6 (G06)
  • Z4 (G29)

Menariknya, BMW Z4 (G29) yang terdampak memiliki basis teknis serupa dengan Toyota Supra generasi terbaru. Artinya, potensi dampak bisa meluas pada model kembarannya tersebut.

Di Jerman sendiri, tercatat sekitar 28.582 unit terdampak penarikan ini.

Solusi dan Imbauan untuk Pemilik

Sebagai langkah perbaikan, BMW akan mengganti unit starter pada kendaraan yang teridentifikasi bermasalah. Dalam beberapa kasus, baterai juga akan diganti apabila ditemukan indikasi kerusakan akibat panas berlebih. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam di bengkel resmi.

Pasar Mobil Mewah Tertekan, Mengapa ?

Sambil menunggu proses perbaikan, BMW menyarankan pemilik kendaraan terdampak untuk tidak membiarkan mobil menyala tanpa pengawasan, terutama setelah menggunakan fitur remote start. Langkah ini bersifat preventif guna meminimalkan risiko overheat.

Bagi pemilik BMW di Indonesia, pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Technical Update BMW Indonesia dengan memasukkan nomor VIN kendaraan.

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *