Bisnis
Beranda » BBM Shell Kembali Normal, Pertamina Resmi Pasok 100 Ribu Barel

BBM Shell Kembali Normal, Pertamina Resmi Pasok 100 Ribu Barel

Dok. Shell
Dok. Shell

motoresto.id/, JAKARTA — Shell Super, bensin RON 92 milik Shell Indonesia, akhirnya kembali tersedia di jaringan SPBU usai mendapat suplai base fuel dari Pertamina Patra Niaga. Distribusi awal sebesar 100 ribu barel ini menandai kembalinya pasokan serta normalisasi ketersediaan BBM setelah sempat mengalami masa penyesuaian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan distribusi berjalan merata.

“Penyaluran kepada Shell Indonesia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya siap memenuhi kebutuhan BBM untuk jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta. Untuk Shell Indonesia penyaluran kali ini 100 MB,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kembalinya Shell Super disambut positif oleh masyarakat, khususnya pengguna setia bahan bakar RON 92. Selama masa tidak tersedianya produk tersebut, sejumlah pengendara melakukan penyesuaian jenis BBM. Kini, mereka dapat kembali mengakses Shell Super yang dikenal memiliki standar kualitas tinggi dan ketat.

Shell Indonesia melalui kanal resminya turut menyampaikan pengumuman kehadiran kembali produk tersebut.

Jelang Mudik 2026, Pertamina Lubricants Kembali Gelar Program RAFI

“Terima kasih atas kesediaan Anda menunggu. Shell Super mulai hadir kembali di SPBU Shell,” tulis akun Instagram resmi Shell.

Selain itu, Shell juga menyediakan informasi real-time terkait ketersediaan BBM melalui situs serta aplikasi Shell Asia, guna mempermudah pengendara menemukan SPBU terdekat yang menyediakan Shell Super.

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi dilakukan secara business-to-business (B2B) berbasis tata kelola yang transparan, mulai dari tender, survei pengadaan, hingga verifikasi kebutuhan volume sebelum BBM diterima dan disalurkan melalui jaringan swasta.