MOTORESTO.ID, JAKARTA — Kemunculan website resmi OMODA Indonesia dengan alamat omoda.co.id menarik perhatian pelaku industri otomotif nasional. Pasalnya, tampilan situs tersebut menonjolkan huruf “O” khas logo OMODA tanpa mencantumkan nama Chery secara eksplisit di halaman utama. Hal ini langsung memicu pertanyaan besar: apakah OMODA sedang bersiap memisahkan diri sebagai brand independen dari Chery?
Perlu diketahui, OMODA merupakan merek SUV asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Chery Automobile. Brand ini pertama kali diperkenalkan pada Juni 2022 sebagai sub-brand global yang diposisikan lebih premium dibandingkan lini Chery konvensional. Strategi ini mirip dengan langkah beberapa pabrikan besar dunia yang membangun identitas baru untuk menjangkau konsumen muda dan urban dengan pendekatan desain, teknologi, serta komunikasi yang lebih modern.

Di berbagai negara, OMODA telah memasarkan sejumlah model utama, di antaranya:
- Omoda C5/5, crossover kompak yang menjadi tulang punggung penjualan global.
- Omoda E5, versi listrik dari Omoda 5 yang menandai keseriusan OMODA di era elektrifikasi.
- Omoda C7/7, SUV berukuran menengah dengan fokus pada kenyamanan keluarga.
- Omoda C9/9, SUV besar yang juga tersedia dalam varian plug-in hybrid.
Keputusan menghadirkan website dengan identitas OMODA yang lebih menonjol dinilai sebagai langkah strategis membangun brand equity tersendiri. Dalam praktik industri otomotif global, pemisahan identitas merek bukan hal baru. Toyota memiliki Lexus, Hyundai memiliki Genesis, dan Honda mengembangkan Acura semuanya lahir dari kebutuhan untuk membedakan segmen pasar tanpa harus benar-benar berpisah dari induk perusahaan.

Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Chery maupun OMODA Indonesia mengenai rencana pemisahan brand secara struktural. Yang terlihat jelas, OMODA tengah memperkuat positioning sebagai merek SUV modern, premium, dan berorientasi teknologi, terutama di segmen elektrifikasi.

Komentar