Mobil
Beranda » Toyota Tidak Hanya Kejar EV, Strategi Hybrid Jadi Kunci Pasar Indonesia

Toyota Tidak Hanya Kejar EV, Strategi Hybrid Jadi Kunci Pasar Indonesia

Toyota Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, TANGERANG — Peralihan menuju kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus berkembang. Toyota mengklaim menjadi salah satu pemain terbesar di segmen tersebut dengan mencatat kontribusi kendaraan elektrifikasi yang semakin meningkat melalui strategi multipathway.

Berdasarkan data Toyota, sebanyak 1 dari 5 kendaraan yang dijual Toyota saat ini sudah menggunakan teknologi elektrifikasi. Strategi menghadirkan beragam pilihan teknologi, mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV), disebut menjadi kunci penerimaan masyarakat.

Secara global, Toyota mencatat penjualan kendaraan elektrifikasi yang kuat. Pada periode Januari-Mei 2026, Toyota membukukan penjualan global sebanyak 4,14 juta unit, dengan komposisi kendaraan elektrifikasi mencapai 53 persen dari total penjualan.

Dok, Motoresto.id

Sementara di Indonesia, Toyota mencatat penjualan kendaraan secara keseluruhan sebanyak 133.932 unit. Angka tersebut membuat Toyota mengklaim tetap menjadi pemimpin pasar dengan pangsa lebih dari 30 persen.

Pada segmen kendaraan elektrifikasi, Toyota mencatat penjualan sebanyak 28.166 unit dengan penguasaan pasar mencapai 66,3 persen. Angka tersebut menunjukkan dominasi Toyota di pasar kendaraan hybrid dan elektrifikasi Indonesia.

EasyGo Indonesia Luncurkan Platform TMS EasyGo 2.0 Berbasis AI

Strategi Multipathway Toyota Hadirkan Banyak Pilihan Teknologi

Toyota menyebut strategi multipathway menjadi pendekatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang memiliki kondisi geografis dan infrastruktur berbeda-beda.

Menurut Toyota, tidak semua konsumen memiliki kebutuhan dan kondisi penggunaan kendaraan yang sama. Karena itu, produsen asal Jepang tersebut tidak hanya fokus pada kendaraan listrik murni, tetapi juga memperkuat teknologi hybrid.

“Ini adalah hasil penerimaan positif masyarakat terhadap strategi multipathway Toyota,” ujar Hiroyuki Oide, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Sementara itu, Bansar Maduma selaku Marketing Director Toyota Astra Motor menjelaskan bahwa strategi tersebut berangkat dari konsep sederhana.

“Multipathway datang dari satu pikiran sederhana, yaitu one size fits all.”

Toyota Perkuat Lini Elektrifikasi di Indonesia

Untuk memperluas pilihan konsumen, Toyota membawa sejumlah kendaraan elektrifikasi terbaru di ajang GIIAS 2026. Beberapa model yang ditampilkan antara lain Toyota Land Cruiser HEV, bZ4X, serta Hilux BEV.

Honda Super-ONE Ludes 132 Unit, Melebihi Jumlah Alokasi di Indonesia

Toyota juga menyebut saat ini memiliki 29 model kendaraan elektrifikasi bersama Lexus yang mencakup berbagai segmen, mulai dari HEV, PHEV, hingga BEV.

Menurut Toyota, teknologi elektrifikasi tidak hanya soal menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga memastikan teknologi tersebut sesuai dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.

“Pada akhirnya yang penting bukan teknologinya, tapi teknologi dan produk benar-benar relevan dengan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia,” kata Bansar.

Head Unit Changan Nevo Q05, Bukan Sekedar Sarana Hiburan Biasa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *