
motoresto.id/, JAKARTA — Toyota mulai membuka tabir lebih dalam soal calon model hybrid terbaru mereka, Veloz Hybrid. Hadir dalam empat varian dan menggunakan basis mesin yang sama dengan Yaris Cross Hybrid, model ini digadang menjadi mobil hybrid Toyota paling terjangkau di Indonesia.
Harga pre-book dibuka mulai Rp299 juta hingga akhir tahun, menjadikannya opsi menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa harus merogoh bujet besar.
Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), menjelaskan bahwa arah pengembangan Toyota saat ini sangat fokus pada peningkatan ekspor, termasuk untuk model hybrid.
“Hybrid mungkin udah 20% kontribusinya dari ekspor. Kalau Velos ini sukses, kita harapkan menambah. Pokoknya 2030 kita harapkan 50% ekspor kita tuh elektrifikasi,” ujarnya.
Terkait pasar ekspor, Bob mengungkapkan bahwa Toyota sedang memasuki tahap pengembangan untuk model setir kiri. Namun, fokus awal tetap pada negara-negara ASEAN dengan kebutuhan setir kanan. Ia juga menyoroti ketatnya persaingan antarnegara dalam memberikan insentif otomotif, mulai dari Vietnam hingga Malaysia, yang secara tidak langsung memengaruhi daya saing industri otomotif Indonesia.
“Kalau total market kurang dari 800 ribu, bahaya itu. Kita harus jaga supaya Indonesia tetap nomor satu di ASEAN,” tegasnya.
Sementara itu, dari sisi produk, Henry Tanoto selaku Vice President Toyota Astra Motor memberikan gambaran teknis mengenai Veloz Hybrid. Ia memastikan bahwa sistem hybrid yang digunakan serupa dengan Yaris Cross Hybrid, termasuk penggunaan mesin 2NR.
“Hybrid system-nya sama seperti Yaris Cross. Tentu ada penyesuaian karena ini model 7-seater, supaya optimal berkendara dan efisien,” ungkapnya.
Toyota juga membeberkan data, minat terhadap mobil elektrifikasi meningkat hingga 17%. Baik model EV, Hybrid dan PHEV.

Henry juga menambahkan bahwa konsumsi BBM model ini akan diinformasikan terpisah, meski ia memberi gambaran bahwa model-model hybrid Toyota sebelumnya bisa mencatat efisiensi 50–60% lebih baik dibanding varian konvensional.
“Dengan sistem self-charging hybrid atau pengisian daya dilakukan secara otomatis saat kendaraan melaju, New Veloz Hybrid EV bukan hanya menawarkan efisiensi bahan bakar dan kemudahan perawatan, tetapi juga pengalaman berkendara yang ramah lingkungan. Sehingga dengan hadirnya model MPV Hybrid baru di segmen yang paling besar di Indonesia, akan lebih menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk beralih ke kendaraan elektrifikasi, serta dapat turut berkontribusi dalam pengurangan emisi,” ujar Henry.
Veloz Hybrid juga menggunakan baterai dengan teknologi yang sama seperti Yaris Cross.Untuk pasar Indonesia, Velos Hybrid tetap akan dijual berdampingan dengan varian konvensional setidaknya untuk saat ini. Toyota juga memastikan bahwa Urban Cruiser masih diimpor, sementara BZ4X sudah mulai diproduksi lokal sejak diperkenalkan pada 2022.
