MOTORESTO.ID,BERLIN–Setelah dikenal selama 60 tahun lebih mengandalkan mesin boxer untuk sejumlah model unggulannya, Subaru akhirnya memutuskan untuk menghentikan penjualan kendaraan bermesin boxer. Mulai awal tahun 2028, Subaru hanya akan menawarkan kendaraan listrik (EV) di Eropa.
Subaru Jerman dalam sebuah pernyataannya kepada majalah otomotif Jerman, Auto Motor und Sport mengaku ada alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Terutama peraturan kendaraan non emisi di Eropa yang akan segera diberlakukan. Peraturan emisi yang ketat pada mobil berbahan bakar konvensional memaksa Subaru juga menghentikan produksi kendaraan hibrida di Eropa.
Itu berarti beberapa mobil yang sangat populer di pasar lain akan dihentikan produksinya. Ini akan berdampak pada beberapa model unggulan seperti model-model seperti Crosstrek, Outback, dan Impreza yang akan segera dihapus.
Menurut Carscoops, penarikan produk tidak akan terjadi sekaligus. Pertama, Outback akan keluar dari pasar Eropa sebelum akhir tahun ini. Untuk tahun 2027, mobil bermesin pembakaran internal (ICE) lainnya yang tersisa, termasuk Impreza, Crosstrek, dan Forester, akan dihentikan produksinya. Saat ini, ketiga mobil tersebut menggunakan mesin empat silinder hibrida, jadi mereka akan segera dihentikan.
Di Eropa tampaknya Subaru akan mengandalkan trio kendaraan listriknya, Solterra, Uncharted dan E-Outback. Solterra merupakan kembaran bZ4X, Uncharted kembaran dari Toyota C-HR+ dan Outback yang di AS dikenal sebagai Trailseeker.
Ketiga mobil tersebut tidak semuanya berada di segmen yang sama. Uncharted menawarkan penggerak roda depan dan bisa menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang mencari harga rendah dan jarak tempuh yang layak. Solterra dan E-Outback keduanya hadir standar dengan AWD, tetapi menawarkan bentuk bodi dan ruang kargo yang sangat berbeda.
dok foto: Subaru.eu

Komentar