Home > Gaya Hidup

Ini Perbedaan Dari Mesin Overbore, Overstroke dan Square

Perbedaan mesin: Overbore (diameter), Overstroke (panjang langkah), dan Square (rasio).
Dok. bacabrosur.blogspot.com
Dok. bacabrosur.blogspot.com

MOTORESTO.ID, JAKARTA -- Dalam dunia otomotif, terdapat istilah yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang: overbore, overstroke, dan square. Namun, sebenarnya, ketiganya memiliki perbedaan yang cukup menarik untuk dipelajari. Mari kita kupas satu per satu dengan bahasa yang mudah dipahami.

1. Overbore:

Overbore terjadi ketika diameter silinder mesin diperbesar dari ukuran standar tanpa mengubah panjang langkah piston. Mengapa ini dilakukan? Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas mesin dan potensi tenaga. Sebagai contoh, bayangkan Mitsubishi Lancer Evo. Versi awalnya menggunakan mesin 4G63T yang sering di-overbore untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi lebih dari 2.0 liter.

Mesin Mitsubishi Lancer Evo (4G63T) Dok. Car and truck engines
Mesin Mitsubishi Lancer Evo (4G63T) Dok. Car and truck engines

2. Overstroke:

Sekarang, mari kita bicara tentang overstroke. Ini terjadi ketika panjang langkah piston diperpanjang tanpa mengubah diameter silinder. Mengapa kita melakukannya? Tujuannya adalah untuk meningkatkan torsi pada putaran mesin yang lebih rendah. Sebagai contoh, lihatlah Honda CBR250RR. Mesinnya didesain dengan stroke yang lebih panjang untuk memberikan lebih banyak torsi pada kecepatan rendah.

Mesin CBR250RR Dok. Honda
Mesin CBR250RR Dok. Honda

3. Square:

Terakhir, kita punya istilah square. Mesin square memiliki rasio bore dan stroke yang sama, sehingga ukuran diameter silinder dan panjang langkah pistonnya identik. Contoh yang bagus untuk ini adalah Porsche 911. Mesin boxer 6 silinder pada Porsche 911 sering memiliki rasio bore dan stroke yang hampir sama, menciptakan karakteristik mesin yang seimbang antara tenaga dan torsi.

Mesin boxer 6 silinder Porsche 911 Dok. Way
Mesin boxer 6 silinder Porsche 911 Dok. Way

Jadi, meskipun terdengar rumit, perbedaan antara overbore, overstroke, dan square sebenarnya cukup sederhana. Semuanya memiliki tujuan spesifik dalam menciptakan performa mesin yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

× Image