Mobil
Beranda » Penjualan Suzuki Ertiga Lesu Sepanjang 2025, Suzuki Ungkap Penyebabnya

Penjualan Suzuki Ertiga Lesu Sepanjang 2025, Suzuki Ungkap Penyebabnya

suzuki

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Penjualan Suzuki Ertiga selama 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan model saudaranya, XL7. Berdasarkan data Gaikindo, distribusi Ertiga dari pabrik ke dealer (wholesales) hanya tercatat puluhan unit per bulan.

Dony Saputra, 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan dampak pergeseran minat pasar secara global, bukan hanya di Indonesia.

“Kalau kita lihat, saat ini penjualan Ertiga tidak begitu menggembirakan seperti awal diperkenalkan tahun 2012. Hal ini karena pergeseran minat dari market itu sendiri. Tren ini juga terjadi secara global,” jelas Dony.

Suzuki menegaskan fokusnya kini bergeser ke model SUV dan elektrifikasi, termasuk XL7, versi hybrid 2023, Grand Vitara, dan model terbaru lainnya. Meski begitu, Suzuki tetap mempertahankan Ertiga di pasar nasional.

“Walaupun tren berubah, Ertiga tetap kami pasarkan. Kami juga menyiapkan penyesuaian dan peningkatan daya saing untuk segmen MPV ini, sehingga potensi pasar masih bisa kami raih,” tambah Dony, tanpa merinci detail rencana.

Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi, Ini Kronologinya

Saat ini, Suzuki menawarkan Ertiga dengan pilihan mesin konvensional dan hybrid, dengan harga mulai dari Rp236,1 juta hingga Rp300,8 juta per Januari 2026. Strategi ini diharapkan membantu mempertahankan eksistensi Ertiga di tengah dominasi SUV dan pergeseran preferensi konsumen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *