Bisnis
Beranda » Pabrik BYD di Subang Segera Diresmikan, Harga Mobil Berubah?

Pabrik BYD di Subang Segera Diresmikan, Harga Mobil Berubah?

BYD Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, bakal memasuki babak baru. BYD dijadwalkan meresmikan fasilitas produksi kendaraan energi baru tersebut pada Kamis, 3 September 2026.

Berdasarkan undangan yang diterima redaksi Motoresto.id, seremoni peresmian akan berlangsung di fasilitas BYD Indonesia yang berada di kawasan Subang Smartpolitan Industrial Park, Subang, Jawa Barat. Acara tersebut rencananya turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Peresmian ini menjadi langkah penting bagi BYD dalam memperkuat basis manufaktur sekaligus ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Pabrik BYD di Subang Sempat Ditargetkan Beroperasi Awal 2026

BYD
BYD Sealion 7 Dok. Motoresto.id

Meski peresmian baru dilakukan September 2026, pembangunan dan operasional fasilitas BYD sebelumnya ditargetkan berlangsung lebih cepat.

Pada November 2025, BYD menyebut pabrik Subang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2026. Target tersebut kembali ditegaskan pada Januari 2026 ketika BYD menyatakan fasilitasnya telah memasuki tahap akhir persiapan.

Harga BBM Nonsubsidi Naik September 2026, Ini Daftar Terbarunya

Dengan demikian, jika mengacu pada target tersebut, operasional pabrik memang mundur dari rencana awal 2026. Namun, hal ini perlu dibedakan dengan jadwal peresmian. Target operasional dan seremoni peresmian merupakan dua agenda yang berbeda.

Pabrik BYD Subang sendiri memiliki luas sekitar 126 hektare dengan nilai investasi yang disebut mencapai Rp11,7 triliun. Fasilitas tersebut dirancang untuk memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 150.000 unit kendaraan per tahun.

Produksi Lokal BYD Sudah Mulai Disiapkan

Sebelum peresmian, BYD telah memberikan sinyal bahwa fasilitas Subang mulai memasuki tahap produksi.

Pada Juni 2026, BYD menyebut produksi awal pabrik diarahkan untuk memenuhi kebutuhan display dan unit test drive dealer. Penurunan impor mobil BYD secara utuh dari China juga menjadi salah satu indikasi adanya transisi menuju produksi lokal.

Meski begitu, model yang akan menjadi fokus produksi massal di Subang belum seluruhnya diumumkan secara resmi.

Pengunjung GIIAS Surabaya Capai 45.763 Orang, Naik 40 Persen Lebih

BYD
BYD Atto 1 Dok. Motoresto.id

Sejumlah model seperti BYD M6 dan Atto 3 sebelumnya telah dikaitkan dengan produksi lokal. Sementara itu, BYD M6 DM dan Atto 1 juga disebut berpotensi masuk dalam daftar model yang diproduksi di Indonesia.

Karena daftar final produk belum diumumkan secara resmi, informasi tersebut masih perlu menunggu konfirmasi dari BYD.

Produksi Lokal dan Potensi Harga Mobil BYD

Kehadiran pabrik Subang juga berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.

Berdasarkan Perpres Nomor 79 Tahun 2023, kendaraan listrik roda empat atau lebih diwajibkan memenuhi TKDN minimum 40 persen untuk periode 2022-2026. Ketentuan tersebut kemudian meningkat menjadi 60 persen pada 2027-2029 dan 80 persen mulai 2030.

Dengan meningkatnya kandungan lokal, produksi di dalam negeri menjadi semakin penting bagi produsen kendaraan listrik yang ingin mempertahankan daya saing sekaligus memenuhi ketentuan pemerintah.

Mitsubishi Pajero Bangkit Setelah 5 Tahun, Ini Senjata Barunya

Lantas, apakah produksi lokal otomatis membuat harga mobil BYD lebih murah?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *