MOTORESTO.ID, JAKARTA — Lewis Hamilton akhirnya mencatat kemenangan pertamanya bersama Ferrari di Formula 1 GP Barcelona 2026 yang berlangsung penuh drama di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (14/6). Juara dunia tujuh kali itu tampil solid sejak awal balapan 66 lap, sekaligus memangkas jarak di klasemen kejuaraan dunia.
Balapan dimulai dengan George Russell yang старт dari pole position dan sempat mempertahankan posisi terdepan. Namun persaingan ketat langsung terjadi di barisan depan antara Russell, Hamilton, dan pemimpin klasemen Kimi Antonelli.
Strategi pit stop menjadi kunci perubahan jalannya balapan. Hamilton melakukan pit lebih awal pada lap ke-12 dan kembali ke trek dengan ban keras, sementara Russell menyusul satu lap kemudian. Antonelli sempat mengambil alih pimpinan lomba setelah pit stop beruntun di lap awal.
Strategi Ferrari Jadi Penentu Kemenangan Lewis Hamilton
Ferrari mengambil langkah agresif dengan strategi multiple stop yang membuat Hamilton terus berada dalam posisi kompetitif. Momen krusial terjadi saat Virtual Safety Car keluar akibat mobil Fernando Alonso mengalami masalah di lintasan.
Hamilton memanfaatkan situasi tersebut untuk pit stop tambahan tanpa kehilangan posisi terdepan. Dari titik ini, ia mulai mengendalikan balapan dengan ritme yang konsisten dan bersih.
Antonelli sempat berada dalam posisi podium, namun nasib buruk menimpanya di lap ke-62 akibat kerusakan sayap depan yang membuatnya gagal finis. Charles Leclerc juga mengalami masalah teknis dan ikut retired di akhir balapan.

Hamilton akhirnya mengamankan kemenangan, diikuti George Russell dan Lando Norris yang melengkapi podium seluruh pembalap Inggris, momen langka dalam sejarah F1 sejak 1968.
“Kerja bagus Lewis. Akhirnya kau mendapatkan apa yang pantas kau dapatkan,” ujar insinyur Ferrari melalui radio tim, dikutip BBC.
Hamilton membalas dengan penuh emosional:
“Terima kasih kepada semua orang yang telah membantu mewujudkan mimpi ini. Saya bangga pada tim ini.”
Dampak ke Klasemen F1 2026
Hasil ini membuat Hamilton naik ke posisi kedua klasemen dengan 115 poin, memangkas jarak dari Kimi Antonelli yang masih memimpin dengan 156 poin meski gagal finis. George Russell berada di posisi ketiga dengan 106 poin, menjaga persaingan gelar tetap ketat.
Kemenangan ini juga menjadi momentum penting bagi Ferrari yang akhirnya kembali ke jalur juara musim ini setelah sekian lama puasa kemenangan besar.

Komentar