Bisnis
Beranda » Konsisten Jaga Mutu Pendidikan Vokasi, SMK Katolik Sint Joseph Raih Grade A+

Konsisten Jaga Mutu Pendidikan Vokasi, SMK Katolik Sint Joseph Raih Grade A+

honda

MOTORESTO.ID,JAKARTA–Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menciptakan link and match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Karena itu pembinaan terhadap sekolah vokasi patut dikembangkan sebagai sekolah binaan.

Melalui Satu Hati Education Program (SHEP), PT Wahana Makmur Sejati (WMS) berupaya membangun keterhubungan yang semakin kuat antara proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan kompetensi.

Seperti yang dilakukan SMK Katolik Sint Joseph, salah satu dari 56 sekolah binaan WMS yang resmi naik tingkat menjadi kategori Grade A+. Prestasi ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen sekolah dalam menjalankan berbagai aspek pembinaan TSM Honda secara konsisten.

Kategori Grade A+ ini juga mencerminkan konsistensi, kelengkapan, serta kualitas implementasi program yang lebih tinggi dan terukur.”Pencapaian SMK Katolik Sint Joseph menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar relevan dengan industri,” ucap Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto dalam keterangan resminya.

Dari sisi siswa, sekolah perlu menunjukkan kompetensi dan prestasi yang relevan dengan kebutuhan industri, bukan hanya pencapaian akademis. Administrasi dan data program pembinaan juga harus tertib, lengkap, dan konsisten untuk memastikan seluruh proses dapat dipantau dan dievaluasi dengan baik.

GIIAS Bandung Siapkan Lintasan Test Drive 3,2 Kilometer

Sekolah juga dituntut aktif mengikuti berbagai program yang diselenggarakan oleh Main Dealer ataupun AHM, seperti edukasi, kompetisi, training, maupun kegiatan pembinaan lainnya. Hubungan yang baik dengan industri, termasuk sinergi dengan jaringan AHASS dan peluang penyerapan lulusan, menjadi bagian yang memperkuat implementasi pendidikan vokasi.

Melalui SHEP, WMS bersama AHM terus memperkuat kolaborasi dengan SMK Binaan untuk mempertemukan kebutuhan pendidikan dengan perkembangan DUDI. Sinergi antara sekolah dan industri diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang semakin aplikatif, meningkatkan kompetensi siswa, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kesiapan dan daya saing ketika memasuki dunia kerja.

Ketika pendidikan vokasi mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan DUDI, maka kontribusinya akan semakin besar bagi dunia kerja dan pembangunan SDM. “Kami berharap 56 SMK Binaan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi muda,” kata Benedictus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *