Mobil
Beranda » Freelander 8 Mampu Mendaki Hingga Ketinggian 6.000 Meter Lebih

Freelander 8 Mampu Mendaki Hingga Ketinggian 6.000 Meter Lebih

jlr

MOTORESTO.ID, JIANGSU–Chery Jaguar Land Rover Freelander 8 telah berhasil mendaki dataran tinggi di ketinggian hingga 6.002,33 meter di Tibet. Prestasi yang diklaim sebagai rekor dunia Guinness itu melampaui rekor sebelumnya untuk model hybrid sejauh 5.980,05 meter, yang dicetak Fang Cheng Bao Bao 5 milik BYD pada Juli 2024 , dengan selisih 22,28 meter.

Pendakian tersebut mencakup jalur sepanjang sekitar 1.480 meter dengan tanjakan vertikal 200 meter melintasi kerikil lepas dan batuan serpih yang tidak beraspal. Pada ketinggian 6.000 meter, tekanan ambien turun menjadi sekitar 47,2 kPa, mengurangi tekanan parsial oksigen yang tersedia menjadi kurang dari setengahnya dibandingkan kondisi di permukaan laut.

Chery-JLR seperti dikutip CarnewsChina mengatakan mesin penggerak empat silinder turbocharger 1,5 liter pada Freelander 8 mempertahankan 80 persen dari kapasitas tenaga nominalnya selama pendakian. Mempertahankan output yang serupa di udara tipis membutuhkan turbocharger untuk mengkompensasi tekanan ambien yang lebih rendah dengan rasio tekanan yang lebih tinggi untuk memberikan udara masuk yang cukup.

Freelander 8 menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD) EREV bermotor ganda dengan daya 610 kW (818 hp), terdiri dari motor depan 360 kW (483 hp) dan motor belakang 250 kW (335 hp). Unit penggerak belakang dilengkapi dengan gearbox reduksi dua kecepatan.

Pada gigi pertama, sistem menambahkan langkah perkalian torsi 1,5 banding 1, menghasilkan torsi ujung roda setara hingga 8.000 Nm. Gigi yang lebih rendah secara efektif memberikan rasio rentang rendah untuk pendakian yang lambat dan curam.

Minyak Mentah Tembus US$100, Harga Pertalite Aman?

Untuk kebutuhan torsi roda tertentu, sistem ini dapat mengurangi torsi dan arus motor yang dibutuhkan, berpotensi menurunkan kerugian listrik dan beban termal selama operasi kecepatan rendah yang berkelanjutan.

Hal itu dirasa penting karena di ketinggian udara yang lebih tipis juga mengurangi efektivitas pembuangan panas berbasis udara. Penggerak dua kecepatan memberikan cara lain untuk menghasilkan torsi roda yang tinggi tanpa hanya bergantung pada torsi motor yang lebih tinggi.

Freelander 8 mengandalkan baterai CATL Freevoy NMC 60,33 kWh pada arsitektur listrik 800V sebagai sistem penggeraknya. Kendaraan ini juga dilengkapi sistem bantuan pengemudi Qiankun ADS 5 dari Huawei dengan LiDAR yang terpasang di atap dan bantuan SAE Level 2.

Kemampuannya menanjak setinggi 6.002,33 meter menunjukkan bagaimana gabungan penggerak roda belakang turbocharger Freelander 8, konfigurasi motor ganda, dan penggerak roda belakang dua kecepatan mampu menangani udara tipis dan medan terjal.

Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu Saat Minyak Dunia Naik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *