MOTORESTO.ID,JAKARTA–Masyarakat semakin terbuka terhadap kendaraan dengan teknologi Plug in Hybrid Electric Vehicle yang menawarkan efisiensi untuk penggunaan sehari-hari. Penggunaan kendaraan elektrifikasi di Indonesia dengan pendekatan yang mengedepankan efisiensi, fleksibilitas kini menjadi pilihan menarik.
Hal itu dibuktikan dengan kebrhasilan PT JETOUR Sales Indonesia yang meraih kinerja penjualan positif sepanjang September 2026 dengan membukukan 411 unit retail sales. Kontribusi terbesar berasal dari model kendaraan JETOUR dengan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM).
JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM mencatatkan 288 unit atau sekitar 70 persen dari total retail sales JETOUR di bulan September. JETOUR T1 i-DM menjadi model dengan kontribusi tertinggi sebanyak 150 unit, disusul JETOUR T2 i-DM dengan 138 unit.
“Dalam satu bulan, JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM menyumbang sekitar dua pertiga dari total retail sales kami,” kata Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, dalam keterangan resminya.

Konsistensi kontribusi model i-DM pada September memperlihatkan adanya respons positif terhadap pilihan pasar terhadap kendaraan yang menggabungkan teknologi elektrifikasi dengan fleksibilitas mesin pembakaran internal.
Masyarakat dapat menikmati sistem penggerak berbasis listrik untuk kepentingan dalam kota dan pembakaran internal untuk bepergian jauh yang minim fasilitas kelistrikan.
JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM mampu memberikan pilihan kendaraan PHEV dengan karakter yang berbeda sesuai kebutuhan perjalanan. JETOUR T1 i-DM menawarkan pendekatan mobilitas urban dengan fleksibilitas teknologi i-DM, JETOUR T2 i-DM menawarkan karakter adventure bagi perjalanan yang lebih beragam.
JETOUR T1 i-DM mengusung teknologi Intelligent Dual Mode yang mengintegrasikan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission, serta baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh. Sistem tersebut memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. JETOUR T1 i-DM memiliki jarak tempuh listrik murni hingga 100 kilometer berdasarkan standar WLTC.
JETOUR T2 i-DM mengusung teknologi Intelligent Dual Mode. Sebagai Adventure PHEV SUV, kendaraan ini mengandalkan mesin ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP 18,4 kWh, 3 Speed Dedicated Hybrid Transmission, serta dual electric motor. Membuat konsumen mampu memadukan antara karakter petualang dan fleksibilitas teknologi elektrifikasi yang memiliki jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer.


Komentar