MOTORESTO.ID, JAKARTA — SUV Hyundai Palisade recall kursi elektrik di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan setelah muncul dugaan masalah serius pada sistem kursi elektrik yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.
Kasus ini mencuat setelah laporan insiden tragis di Ohio, Amerika Serikat, yang melibatkan seorang balita berusia dua tahun. Korban dilaporkan terjepit kursi elektrik yang bergerak otomatis dan menyebabkan cedera fatal. Peristiwa ini kemudian memicu investigasi dan evaluasi keselamatan pada sistem kursi di kendaraan tersebut.
Sistem kursi elektrik pada kendaraan modern umumnya dirancang untuk memberikan kenyamanan, termasuk pengaturan posisi otomatis. Namun dalam kasus ini, sistem diduga tidak mampu mendeteksi keberadaan objek atau penumpang sehingga tetap bergerak tanpa henti.
Isu ini kemudian mendorong langkah recall di pasar Amerika Serikat sebagai bentuk pencegahan risiko lebih lanjut.
Respons Hyundai di Indonesia
Menanggapi hal tersebut, Hyundai Motors Indonesia menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan prinsipal global terkait perkembangan isu ini.
“Hyundai Motors Indonesia terus melakukan pemantauan secara aktif terhadap perkembangan isu ini dan berkoordinasi dengan prinsipal untuk memastikan langkah yang tepat,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, COO Hyundai Motors Indonesia dikutip dari Antara.
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan konsumen menjadi prioritas utama. Jika diperlukan langkah lanjutan untuk pasar Indonesia, pihaknya akan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait recall di Indonesia.

Komentar