MOTORESTO.ID, JAKARTA — Honda Motor kembali terganggu krisis chip semikonduktor. Produsen otomotif Jepang tersebut memastikan produksi kendaraan di seluruh pabrik GAC Honda di Guangzhou, China akan dihentikan sementara mulai 29 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Dilansir dari Car News China, Selasa (23/12/2025), tiga pabrik GAC Honda akan menghentikan seluruh proses produksi kendaraan selama lima hari tersebut. Langkah ini menegaskan bahwa gangguan rantai pasok chip masih menjadi tantangan serius industri otomotif global.
China merupakan pasar inti sekaligus basis produksi terbesar Honda. Sepanjang 2024, Honda memproduksi sekitar 816.597 unit di negara tersebut atau 22 persen dari total produksi globalnya. Penjualannya juga masih kuat dengan lebih dari 850.000 unit terjual di pasar Tiongkok pada tahun yang sama.
Dengan kontribusi sebesar itu, setiap hambatan produksi di China langsung memengaruhi performa global Honda.
Situasi ini turut memengaruhi sentimen investor. Harga saham Honda di Bursa Tokyo turun sekitar 1,5 persen pada hari pengumuman tersebut. Pelaku pasar mengkhawatirkan bahwa hambatan pasokan chip dan permintaan yang belum pulih sepenuhnya dapat menekan kinerja finansial Honda ke depan.
Tak hanya di China, Honda juga akan menghentikan sebagian produksi di Jepang pada 5–6 Januari, menunjukkan bahwa masalah rantai pasok masih terjadi secara menyeluruh.

Komentar