Tim motocross Ducati pertama di Indonesia ini dibangun dengan fondasi jangka panjang dan siap tampil kompetitif di level nasional hingga internasional.

MOTORESTO.ID, JAKARTA – Ducati memiliki reputasi di sirkuit, namun mereka mulai eksplorasi track tanah mulai dari yang kasar hingga berlumpur. Indonesia menjadi destinasi uji coba performa mereka. Ducati membuka babak barunya melalui peluncuran Ducati MX Team Indonesia, tim motocross Ducati pertama di tanah air.
Inaugurasi yang terjadi di Jakarta ini menjadi penegasan keseriusan Ducati untuk tidak sekadar hadir, tetapi juga kompetitif di ajang motocross nasional hingga internasional mulai musim 2026. Jimmy Budhijanto selaku Team Principal Ducati MX Team Indonesia menegaskan bahwa pembentukan tim ini bukan proyek jangka pendek.
“Ducati MX Team Indonesia adalah tim motocross Ducati pertama di Indonesia. Kami tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang agar bisa konsisten berprestasi di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Performa Ducati dan Tim
Meski baru resmi awal 2026, tim ini sejatinya telah aktif sejak kuartal akhir 2025. Tim ini turun di sejumlah seri Kejuaraan Nasional sebagai bagian dari riset dan pengembangan, sekaligus membangun chemistry antara pembalap dan motor. Hasilnya cukup menjanjikan, dengan torehan podium yang berhasil Diva Ismayana dan Hilman Maksum raih di berbagai seri balap.
Di sektor teknis, Ducati mengandalkan Desmo450 MX yang dikembangkan langsung oleh Ducati Corse melalui lintasan balap, termasuk ajang MXGP. Dito Mulyawadi, After Sales Director Ducati Indonesia sekaligus Head of Technical MX Team, menjelaskan karakter motor ini.
“Meski bermesin 450 cc, Desmo450 MX terasa sangat ringan. Banyak rider menilai rasanya mendekati 250 cc, tapi dengan tenaga yang lebih merata dan mudah dikontrol,” jelasnya.
Keunggulan Desmo450 MX juga terletak pada teknologi Desmodromic khas Ducati yang jarang ada di motor motocross. Untuk musim 2026, tim akan menggunakan Desmo450 MX Factory yang lebih ringan, lengkap dengan knalpot titanium Akrapovič serta paket suspensi dan elektronik yang lebih advance.
Uniknya, Desmo450 MX ini merupakan satu-satunya motor trail yang membawa teknologi MotoGP ke tanah. Lalu, motor ini sudah mempunyai quick shifter, dan traction control 4 mode yang mampu mendongkrak performa motor dan pengendaranya.
“Teknologi ini bukan hanya soal performa, tapi juga efisiensi. Interval perawatannya relatif panjang untuk motor kompetisi, sehingga mendukung balap jangka panjang,” tambah Dito.

Dari sisi pembalap, fakta menarik hadir lewat duet Diva Ismayana dan Hilman Maksum yang sejak lama bersaing sebagai rival. Namun keduanya menegaskan profesionalisme di dalam tim. Duet ini bekerjasama senada dengan satu tujuan, kemenangan.
“Dari kecil kami memang saingan, tapi hanya di track. Di luar lintasan kami tetap profesional dan saling menghormati,” ujar Diva.
“Sekarang satu tim, targetnya jelas: tampil maksimal dan membawa Ducati ke hasil terbaik,” jelas Hilman
Dengan kombinasi manajemen berpengalaman, teknologi balap khas Ducati, serta pembalap papan atas nasional, Ducati MX Team Indonesia optimistis mampu menjadi kekuatan baru di kancah motocross Asia.

Komentar