MOTORESTO.ID, JAKARTA – Ducati MX Team Indonesia mencatatkan hasil impresif pada Kejuaraan Nasional Motocross 2026 Seri 3 yang berlangsung di Sirkuit Cambora, Sumedang, Jawa Barat (14/6). Kedua pembalap andalan mereka, Diva Ismayana dan Hilman Maksum tunjukkan jiwa kompetisinya di lintasan.
Persaingan Ketat

Diva Ismayana berhasil menyapu bersih kemenangan mulai dari Qualifying Race, Race 1, hingga Race 2. Alhasil, Diva mengamankan sebanyak 50 poin sempurna sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan papan atas Kejurnas Motocross 2026.
Pada Race 1, ia langsung memimpin sejak lap pertama. Kemudian pembalap asal Thailand, Witsarut Salangam juga menjadi salah satu penunggang Ducati Desmo450 MX dan sempat mempertahankan posisi kedua.
Memasuki pertengahan lomba, Delvintor Alfarizi berhasil melewati Witsarut dan mulai mendekati jarak Diva menggunakan KTM-nya. Meski demikian, Diva mampu memimpin ritme balap dengan konsisten hingga menyentuh garis finis di posisi pertama.
Sementara itu, rekan setimnya, Hilman Maksum memulai Race 1 dari posisi kelima. Ia terlibat pertarungan ketat dengan Muhammad Excel untuk mempertahankan posisi keempat. Setelah berhasil overtake, Hilman berhasil finis di urutan keempat.
Race Semakin Memanas

Pada Race 2, Diva kembali memimpin, namun tekanan dari Delvintor Alfarizi yang membuntuti di posisi kedua menjadi tontonan menarik bagi penonton. Tak hanya itu, penunggang KTM tersebut juga dibuntuti oleh Witsarut Salangam dari posisi tiga.
Delvintor beberapa kali mencoba mencari celah dari berbagai racing line, namun kombinasi tenaga buas Ducati Desmo450 MX dan jiwa kompetitif Diva, ia tetap menempati posisi pertama. Momen penentuan pun terjadi menjelang garis finis.
Delvintor melancarkan upaya terakhir di tikungan terakhir, namun Diva tidak kasih kendor dan berhasil menggagalkan manuver tersebut. Delvintor pun kembali mengamankan posisi kedua dan Witsarut di posisi ketiga.
Diva Ismayana mengaku bersyukur dapat meraih kemenangan sempurna di Sumedang meski harus menghadapi rivalitas yang cukup tinggi.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih kemenangan sempurna di Qualifying Race, Race 1, dan Race 2. Tentu bukan hal yang mudah karena persaingan sangat ketat. Delvintor dan Witsarut terus memberikan tekanan hingga lap terakhir, terutama di Race 2. Saya hanya berusaha tetap tenang, fokus dengan strategi yang sudah disiapkan tim, dan memaksimalkan performa Ducati Desmo450 MX sampai garis finis,” ujar Diva.
Perjuangan Hilman

Di sisi lain, Hilman Maksum harus bekerja lebih keras setelah mengalami start yang kurang ideal. Ia mampu menerobos kelompok tengah dan terlibat duel dengan Farhan Hendro serta Muhammad Excel.
Berkat kegigihannya, Hilman berhasil menyalip keduanya dan kembali finis di posisi keempat. Hasil tersebut membuatnya mengoleksi total 36 poin dari dua balapan utama sepanjang akhir pekan.
Hilman menilai hasil akhir yang diraihnya masih belum sesuai target, namun tetap melihat banyak perkembangan positif dari balapan ini.
“Dua kali finis di posisi keempat memang belum sesuai target, tetapi saya melihat banyak hal positif dari balapan kali ini. Di Race 2 saya harus berjuang dari posisi belakang setelah start yang kurang maksimal. Saya sempat mengalami keram di tangan, namun tetap berusaha konsisten dan akhirnya bisa finis di posisi empat,” kata Hilman.
Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, menyebut hasil di Sumedang membuktikan bahwa program jangka panjang tim mulai menunjukkan hasil positif.
Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya soal meraih podium tertinggi, tetapi juga menunjukkan budaya kerja, persiapan, dan mentalitas juara.
“Kami sedang membangun program jangka panjang yang mampu menjadi tolok ukur profesionalisme dan performa di motocross Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa Ducati Desmo450 MX dapat bersaing di level tertinggi secara konsisten,” tutup Johny.

Komentar