MOTORESTO.ID, JAKARTA — Supercar listrik andalan BYD, Yangwang U9 Xtreme, mengalami kecelakaan saat menjalani pengujian di China. Insiden tersebut terjadi menjelang rencana mobil ini menembus kecepatan 500 km/jam.
Foto dan video yang memperlihatkan kondisi mobil setelah kecelakaan mulai beredar di media sosial China pada 2 November 2026. Dikutip dari CarNewsChina, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi di lintasan tertutup sebelum menghantam pembatas lintasan.
Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bodi kendaraan. Bahkan, bagian as roda belakang dilaporkan terlepas sepenuhnya dari mobil.
Meski mengalami kerusakan cukup serius, pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera. Ia juga disebut mampu keluar dari kendaraan dengan kekuatannya sendiri.
Hingga berita ini ditulis, BYD belum mengumumkan kecepatan kendaraan ketika kecelakaan terjadi maupun penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan bahwa kecelakaan berkaitan dengan pengujian untuk menembus 500 km/jam juga belum dikonfirmasi secara resmi.
Spesifikasi Yangwang U9 Xtreme, Supercar Listrik Bertenaga 2.977 HP
Yangwang U9 Xtreme merupakan hypercar listrik yang dikembangkan oleh Yangwang, merek kendaraan mewah di bawah naungan BYD.
Mobil ini dibekali empat motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 2.220 kW atau sekitar 2.977 HP. Sistem penggeraknya menggunakan platform silikon karbida 1.200 volt dengan rasio tenaga terhadap bobot mencapai 1.200 HP per ton.
Untuk menyuplai tenaga tersebut, U9 Xtreme menggunakan baterai berkapasitas 80 kWh dengan kemampuan pengosongan daya 30C.
Sebelumnya, mobil ini berhasil mencatatkan kecepatan maksimum 496,22 km/jam di fasilitas pengujian Automotive Testing Papenburg, Jerman, pada September 2025. Pencapaian tersebut menjadikannya salah satu mobil produksi tercepat di dunia.
BYD Targetkan Kecepatan 500 Km/Jam di Uni Emirat Arab
Ambisi BYD belum berhenti pada pencapaian tersebut. Wakil Presiden BYD, Stella Li, sebelumnya mengungkapkan rencana untuk membawa Yangwang U9 Xtreme melampaui kecepatan 500 km/jam di Uni Emirat Arab pada November 2026.
Rencana tersebut kemudian kembali dikonfirmasi oleh Hu Xiaoqing selaku General Manager divisi penjualan Yangwang.
Namun, kecelakaan yang terjadi di China ini menambah tantangan bagi BYD dalam mengembangkan hypercar listrik berperforma ekstrem tersebut.
Belum ada informasi resmi mengenai dampak insiden terhadap jadwal pengujian berikutnya maupun rencana pemecahan rekor kecepatan 500 km/jam.

Komentar