MOTORESTO.ID, JAKARTA — Honda bakal memasuki segmen pikap di pasar Asia Tenggara melalui kerja sama dengan Mitsubishi Motors. Dalam kesepakatan tersebut, Mitsubishi akan memproduksi pikap berbasis Mitsubishi Triton yang nantinya dipasarkan menggunakan merek Honda mulai 2028.
Rencana ini tertuang dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken kedua perusahaan. Dalam siaran pers pada Kamis (22/10), Honda menyebut kerja sama tersebut sebagai kesepakatan pertama dengan Mitsubishi terkait pasokan produk mobil yang saling melengkapi.
Pikap tersebut akan menyasar pasar ASEAN, wilayah yang selama ini belum memiliki model pikap dalam jajaran produk Honda. Meski demikian, kedua perusahaan belum mengumumkan nama resmi maupun target produksi kendaraan tersebut.
Honda Siapkan Pikap Berbasis Mitsubishi Triton

Mengutip Nikkei Asia, Mitsubishi akan memproduksi pikap berlogo Honda tersebut di Thailand. Model ini menggunakan basis Mitsubishi Triton yang mengandalkan konstruksi sasis tangga atau ladder frame.
Konstruksi tersebut dikenal cocok untuk kendaraan yang membutuhkan ketahanan dan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan, termasuk medan berat. Selama ini, Honda belum memiliki model pikap dengan konstruksi sasis tangga dalam jajaran produknya.
Melalui kerja sama ini, Honda dapat memperluas pilihan kendaraan tanpa harus mengembangkan pikap baru dari awal. Strategi tersebut juga berpotensi menekan biaya pengembangan di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, terutama dengan produsen asal China di Asia Tenggara.
Mitsubishi Manfaatkan Kapasitas Produksi Thailand
Bagi Mitsubishi Motors, kerja sama dengan Honda berpotensi meningkatkan pemanfaatan fasilitas produksinya di Thailand.
Pada tahun fiskal 2025, kapasitas produksi Mitsubishi di Thailand mencapai 386.000 unit per tahun. Namun, jumlah kendaraan yang diproduksi sepanjang 2025 tercatat sekitar 170.000 unit, atau kurang lebih 44 persen dari kapasitas tersebut.
Mitsubishi sebelumnya juga berencana menghentikan operasi salah satu dari tiga pabrik perakitannya di Thailand pada pertengahan tahun fiskal 2027. Meski demikian, kapasitas produksi perusahaan diperkirakan masih berlebih.
Triton sendiri menjadi model terlaris Mitsubishi dengan penjualan global sekitar 130.000 unit pada tahun fiskal 2025. Platform kendaraan tersebut juga digunakan sebagai basis Nissan Navara yang dipasarkan di sejumlah negara, termasuk Australia.
Kerja Sama Honda dan Mitsubishi dalam Persaingan ASEAN
Kolaborasi pikap ini merupakan bagian dari kerangka kemitraan strategis Honda, Nissan, dan Mitsubishi yang disepakati pada 1 Agustus 2024.
Kerja sama antarpabrikan Jepang tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat daya saing melalui pengembangan teknologi dan pemanfaatan sumber daya bersama. Pada Agustus lalu, Honda dan Nissan juga menyepakati pengembangan teknologi inti kendaraan berbasis perangkat lunak, dengan Mitsubishi berpeluang ikut terlibat.
Melalui penggunaan platform kendaraan yang sudah tersedia, Honda berpotensi mempercepat kehadirannya di segmen pikap ASEAN. Sementara itu, Mitsubishi memperoleh peluang tambahan untuk meningkatkan pemanfaatan fasilitas produksinya.
Hingga kini, nama resmi pikap Honda berbasis Triton, spesifikasi lengkap, dan harga jualnya belum diumumkan. Informasi lebih lanjut diperkirakan akan terungkap menjelang rencana peluncurannya pada 2028.

Komentar