MOTORESTO.ID, JAKARTA — Kepedulian komunitas otomotif terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Jakarta Max Owners (JMO). Komunitas pengguna Yamaha Max Series tersebut membagikan ratusan masker gratis kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap paparan debu dan abu vulkanik.
Aksi sosial tersebut berlangsung pada Senin (7/9/2026) mulai pukul 15.30 WIB. Kegiatan dipusatkan di sekitar perempatan lampu lalu lintas Pejaten Village, Jakarta Selatan.
Ketua Umum Jakarta Max Owners, Inu, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus dan anggota JMO. Sebanyak 10 boks atau sekitar 500 lembar masker dibagikan kepada masyarakat, pedagang, hingga pengemudi ojek yang beraktivitas di sekitar kawasan Pejaten.
Jakarta Max Owners Imbau Warga Waspadai Abu Vulkanik
Inu mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian JMO terhadap masyarakat. Menurutnya, komunitas tidak hanya menjadi wadah bagi para pengguna motor, tetapi juga dapat mengambil peran dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat.
“Kami mewakili teman-teman di JMO mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik,” ujar Inu.
Masker diberikan secara langsung kepada warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Selain membagikan perlengkapan pelindung, anggota JMO juga memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga perlindungan diri ketika kualitas udara terganggu oleh debu maupun abu vulkanik.
Respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut pun disebut cukup positif. Warga, pedagang, dan pengemudi ojek yang menerima masker merasa terbantu karena mendapatkan perlindungan tambahan untuk beraktivitas di luar ruangan.
Bukan Kali Pertama JMO Gelar Aksi Sosial
Kegiatan sosial serupa sebelumnya juga pernah dilakukan Jakarta Max Owners ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia beberapa tahun lalu.
Founder Jakarta Max Owners yang diwakili Achobule mengatakan, aksi pembagian masker kali ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan komunitas semata. Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong komunitas otomotif lainnya untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan sosial.
“Semoga niat baik teman-teman JMO ini juga bisa menginspirasi club motor lainnya untuk peduli dan bersama menghadapi bencana ini dengan baik, serta mengikuti seluruh instruksi dinas terkait dalam menghadapi bahaya debu vulkanik ini,” ujar Achobule.
Bagi JMO, kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi salah satu cara komunitas otomotif dapat memberikan manfaat langsung di luar aktivitas berkendara. Aksi sederhana seperti pembagian masker juga menjadi pengingat agar masyarakat tetap memperhatikan perlindungan diri ketika kondisi udara berpotensi terganggu.



Komentar