Bisnis
Beranda » Bukan Cuma Produksi Mobil, Ini Dampak Industri Kendaraan Listrik

Bukan Cuma Produksi Mobil, Ini Dampak Industri Kendaraan Listrik

Pabrik VinFast di Subang Dok. VinFast

MOTORESTO.ID, SUBANG — Persaingan kendaraan listrik selama ini banyak dilihat dari angka penjualan, kapasitas produksi, teknologi baterai, hingga jumlah pabrik yang dibangun. Namun, perkembangan industri kendaraan listrik juga membawa dampak yang lebih luas, terutama terhadap lapangan kerja dan perekonomian di sekitar fasilitas produksi.

Di Indonesia, salah satu dampaknya dirasakan Dennis Ramdan Nugraha, seorang insinyur yang kini bekerja di fasilitas perakitan VinFast di Subang, Jawa Barat.

Sebelum bergabung dengan VinFast, Dennis harus menghabiskan cukup banyak waktu jauh dari keluarga karena tuntutan pekerjaan. Kehadiran fasilitas produksi VinFast di Subang memberinya kesempatan untuk tetap mengembangkan karier tanpa harus meninggalkan keluarga.

Bagi Dennis, ukuran keberhasilan bukan sekadar angka produksi kendaraan, tetapi juga kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih dekat dengan keluarga.

Ekosistem Kendaraan Listrik Ciptakan Lapangan Kerja

VinFast menilai pembangunan fasilitas kendaraan listrik tidak berhenti pada aktivitas perakitan kendaraan. Keberadaan pabrik juga membutuhkan tenaga kerja dari berbagai bidang, mulai dari insinyur, sumber daya manusia, pemeriksa kualitas, logistik hingga teknisi pemeliharaan.

Tambah Satu Hall Baru, 37 Merek Siap Hadir di GIIAS Surabaya

Ekosistem tersebut kemudian dapat berkembang ke sektor lain, seperti pemasok komponen, jaringan diler, infrastruktur pengisian daya, pembiayaan, layanan purnajual, hingga operasional kendaraan listrik.

Di Indonesia, peluang pekerjaan juga muncul dari sisi layanan mobilitas. Salah satunya melalui Green SM, perusahaan yang menyediakan layanan transportasi menggunakan kendaraan listrik.

Sarah Ainun Majid, salah satu pengemudi Green SM di Indonesia, mengatakan pekerjaan tersebut memberinya fleksibilitas sekaligus kemandirian secara finansial.

“Dulu saya seorang ibu rumah tangga. Sekarang saya bisa dengan percaya diri menjalankan kedua peran tersebut: sebagai seorang ibu dan seorang wanita pekerja.”

VinFast Bangun Pabrik di Indonesia dan India

Selain Indonesia, VinFast tengah mengembangkan fasilitas manufaktur di Tamil Nadu, India. Fasilitas tersebut diperkirakan dapat menciptakan sekitar 3.000 hingga 3.500 lapangan kerja langsung, serta membuka peluang pekerjaan tambahan melalui rantai pasok.

Tips Mengelola Emosi Bagi Pengguna Jalan Raya, Nomor Tujuh Wajib Diingat

Salah satu tenaga kerja yang terlibat adalah Jemima, staf HR yang membantu membangun tenaga kerja untuk fasilitas tersebut. Bagi Jemima, pekerjaan itu menjadi kesempatan untuk kembali ke bidang profesional setelah sebelumnya meninggalkan karier untuk fokus mengurus keluarga.

“Saya mandiri secara finansial. Saya mengurus anak saya sendiri dan tidak bergantung pada siapa pun. Pekerjaan ini juga membantu saya menabung untuk masa depan.”

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa dampak industri kendaraan listrik tidak selalu langsung terlihat melalui jumlah mobil yang diproduksi.

Persaingan Kendaraan Listrik Mulai Bergeser

Pada tahap awal perkembangan kendaraan listrik, persaingan industri banyak berpusat pada teknologi. Produsen berlomba menawarkan jarak tempuh lebih jauh, pengisian daya lebih cepat, performa lebih tinggi, serta berbagai fitur berbasis perangkat lunak.

Namun, ketika teknologi kendaraan mulai semakin kompetitif, faktor di luar kendaraan turut menentukan daya saing sebuah produsen.

OMODA dan JAECOO Giat Ekspansi, Resmi Buka Dealer Baru ke-37 di Ciledug

Kemampuan manufaktur, rantai pasok lokal, infrastruktur pengisian daya, layanan purnajual, pembiayaan, dan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut.

Artinya, pembangunan pabrik kendaraan listrik dapat memberikan efek berantai terhadap ekonomi di sekitarnya.

Bagi masyarakat, ukuran keberhasilannya pun dapat dilihat dari pertanyaan yang lebih sederhana: berapa banyak lapangan kerja yang tercipta, berapa banyak keluarga yang memperoleh penghasilan lebih stabil, serta seberapa besar industri tersebut mampu membuka peluang baru di daerah tempatnya beroperasi.

Pada akhirnya, perkembangan kendaraan listrik bukan hanya soal berapa banyak kendaraan yang berhasil diproduksi atau dijual. Di balik setiap pabrik dan kendaraan yang beroperasi di jalan, terdapat ekosistem tenaga kerja dan industri yang ikut berkembang.

Bagi VinFast, pendekatan tersebut menjadi bagian dari visi yang mereka bawa melalui dokumenter Driven by Dreams, yang menyoroti kisah karyawan, mitra, dan pengemudi di Vietnam, India, serta Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *