MOTORESTO.ID, JAKARTA — Kecelakaan tunggal yang melibatkan McLaren 720S di Sukoharjo, Jawa Tengah, masih menjadi perhatian publik. Selain kondisi mobil yang terbelah dua akibat benturan keras, pelat nomor B-331 yang terpasang pada kendaraan tersebut juga memunculkan tanda tanya.
Berdasarkan penelusuran pada layanan informasi pajak kendaraan, pelat nomor B-331 tidak terdaftar sebagai milik McLaren. Nomor registrasi tersebut justru tercatat untuk Ferrari F8 Spider tahun 2023 berwarna kuning yang terdaftar atas nama sebuah perusahaan di wilayah Banten. Data tersebut juga menunjukkan status pajak kendaraan telah melewati jatuh tempo.
Di sisi lain, pihak kepolisian memastikan identitas kendaraan masih dalam proses pemeriksaan. Petugas Satlantas Polres Sukoharjo bahkan harus mengangkat bagian belakang mobil yang terpisah dari kabin untuk memeriksa nomor mesin karena kerusakan yang sangat parah.
Polisi Pastikan STNK McLaren 720S Atas Nama Pengemudi
Dikutip dari Detik, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan keluaran tahun 2023 dan telah terdaftar secara resmi.
“Mobil ini baru dibeli, keluaran tahun 2023. Sudah terdaftar di Samsat Sukoharjo. Ini kendaraan baru, tetapi keluaran tahun 2023. Kemungkinan sekitar tiga bulan (belinya). STNK-nya atas nama pengemudi sendiri,” ujar Ardian.
Menurut keterangan awal pengemudi, mobil tidak melaju dalam kecepatan tinggi saat insiden terjadi. Namun, kendaraan diduga kehilangan traksi sehingga sulit dikendalikan sebelum menghantam tiang telepon dan tiang listrik hingga menyebabkan mobil terbelah menjadi dua.
Proses Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan sekaligus menelusuri kesesuaian identitas kendaraan dengan pelat nomor yang terpasang. Pemeriksaan terhadap nomor rangka, nomor mesin, serta dokumen kendaraan menjadi bagian dari proses investigasi untuk memastikan seluruh data kendaraan sesuai dengan registrasi resmi.
Kasus ini menjadi perhatian karena selain melibatkan sebuah supercar bernilai miliaran rupiah, penggunaan pelat nomor yang terdaftar atas kendaraan berbeda juga memunculkan berbagai spekulasi. Polisi mengimbau masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi agar tidak menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap.

Komentar