Bisnis
Beranda » BBM di Batam Masih Lebih Murah dari Jakarta, Kok Bisa?

BBM di Batam Masih Lebih Murah dari Jakarta, Kok Bisa?

BBM
Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Batam kembali menjadi sorotan setelah pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per Juni 2026 menunjukkan adanya kenaikan pada sejumlah jenis BBM, terutama Pertamax. Meski demikian, harga di wilayah ini masih tergolong lebih rendah dibanding banyak daerah lain di Indonesia.

Berdasarkan data terbaru, Pertamax (RON 92) di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam kini dibanderol sekitar Rp15.500 per liter, naik cukup signifikan dari kisaran sebelumnya Rp11.750–Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo berada di angka Rp19.700 per liter, Dexlite Rp21.850 per liter, dan Pertamina Dex mencapai Rp23.550 per liter.

Untuk BBM bersubsidi, harga masih belum mengalami perubahan. Pertalite tetap berada di level Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga ini tetap menarik perhatian karena Batam memiliki karakteristik unik sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Status ini membuat sejumlah komoditas, termasuk BBM, bisa memiliki harga yang lebih kompetitif dibanding wilayah lain di Indonesia.

Secara umum, harga yang lebih rendah di Batam dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, pembebasan pajak impor seperti Bea Masuk, PPN, dan PPnBM untuk barang yang masuk ke kawasan tersebut. Kedua, letak geografis Batam yang dekat dengan Singapura membuat jalur distribusi lebih efisien dan biaya logistik lebih rendah. Ketiga, rantai distribusi yang lebih pendek juga menekan biaya tambahan sebelum sampai ke konsumen.

BAIC Beri Diskon Hingga Rp50 Juta untuk SUV Hybrid

Namun demikian, perlu dicatat bahwa fasilitas harga tersebut hanya berlaku selama barang digunakan di dalam kawasan Batam. Jika dibawa ke luar wilayah FTZ, maka akan dikenakan pajak dan ketentuan impor seperti biasa sesuai regulasi nasional.

Dengan kondisi ini, Batam tetap menjadi salah satu wilayah dengan struktur harga energi yang unik di Indonesia, meskipun tren global dan harga minyak dunia tetap memberikan tekanan pada harga BBM lokal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *