Mobil
Beranda » Segini BBM yang Dihabiskan BJ30 Hybrid dalam Sebulan, Lebih Irit dari SUV Konvensional?

Segini BBM yang Dihabiskan BJ30 Hybrid dalam Sebulan, Lebih Irit dari SUV Konvensional?

BAIC BJ30 Hybrid Fwd. Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi menjadi perhatian banyak pemilik kendaraan di Indonesia. Di tengah tren tersebut, BAIC Indonesia menawarkan BAIC BJ30 Hybrid sebagai alternatif SUV yang mengedepankan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa.

Harga BBM jenis non-subsidi yang terus meningkat membuat biaya operasional kendaraan ikut bertambah. Per Juni 2026, harga Pertamax Turbo tercatat mencapai Rp20.750 per liter, sementara Pertamina Dex berada di level Rp24.800 per liter. Kondisi ini mendorong konsumen untuk mulai mempertimbangkan kendaraan dengan teknologi elektrifikasi yang lebih efisien.

BAIC melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperkenalkan BJ30 Hybrid sebagai SUV modern yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas harian sekaligus menekan pengeluaran bahan bakar.

Teknologi Hybrid Praktis

Salah satu keunggulan utama BAIC BJ30 Hybrid terletak pada teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diusungnya. Sistem ini memungkinkan perpaduan kerja mesin bensin dan motor listrik secara otomatis guna menghasilkan efisiensi yang lebih baik.

Berbeda dengan kendaraan listrik murni atau plug-in hybrid, pengguna BJ30 Hybrid tidak perlu melakukan pengisian daya melalui stasiun pengisian listrik eksternal. Baterai kendaraan akan terisi secara otomatis melalui sistem regenerative braking saat kendaraan digunakan.

JETOUR T1 Resmi Meluncur, Tawarkan Pilihan Mesin Bensin dan Hybrid

Konsep ini membuat teknologi hybrid menjadi lebih praktis bagi konsumen yang ingin merasakan manfaat elektrifikasi tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara sehari-hari.

Performa SUV Hybrid dengan Tenaga Lebih dari 400 HP

BAIC
BAIC BJ30 Hybrid Fwd. Dok. Motoresto.id

Di balik kap mesin, BAIC BJ30 Hybrid dibekali mesin 1.5L Turbo Hybrid berkode A156T2H-H1 berkapasitas 1.498 cc.

Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik, baterai 19 kWh, serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) 2-percepatan. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan hingga 403 hp dan torsi 685 Nm.

Angka tersebut tergolong impresif untuk sebuah SUV keluarga, bahkan mampu membawa kendaraan berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,9 detik.

Menariknya, BAIC menyebut unit mesin yang digunakan pada BJ30 Hybrid pernah masuk dalam daftar “10 Mesin Terbaik di Tiongkok”, sebuah penghargaan yang diberikan atas aspek performa, efisiensi, dan teknologi.

Mobil Nasional Malaysia Salip Indonesia? Proton Perluas Produksi Mobil Listrik

Efisiensi Jadi Nilai Jual Utama BAIC BJ30 Hybrid

Meski menawarkan performa tinggi, BAIC mengklaim BJ30 Hybrid tetap mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 15,5 km per liter berdasarkan hasil pengujian internal perusahaan.

Efisiensi tersebut menjadi salah satu nilai jual utama, terutama bagi konsumen yang memiliki mobilitas tinggi atau rutin melakukan perjalanan jarak jauh.

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan bahwa kendaraan modern harus mampu menghadirkan keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan efisiensi.

“Kami percaya bahwa kendaraan masa kini harus mampu memberikan lebih dari sekadar performa. BAIC BJ30 Hybrid hadir sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan SUV tangguh, nyaman, sekaligus efisien di tengah kenaikan harga BBM,” ujar Dhani Yahya.

Menurutnya, BJ30 Hybrid dirancang sebagai SUV serbaguna yang cocok digunakan oleh komuter perkotaan, keluarga, hingga pengguna yang gemar melakukan perjalanan luar kota.

Hyundai Raih Dua Gelar Atas Komitmen CSR Berkelanjutan Perusahaan

Potensi Penghematan Hingga Puluhan Juta Rupiah per Tahun

BAIC mencoba mensimulasikan biaya bahan bakar berdasarkan jarak tempuh 1.500 kilometer per bulan.

Dengan asumsi konsumsi bahan bakar 15,5 km/liter dan menggunakan Pertamax seharga Rp12.300 per liter, biaya operasional BJ30 Hybrid diperkirakan berada di kisaran Rp1,19 juta per bulan.

Sebagai perbandingan, SUV konvensional berbahan bakar Pertamax Turbo dapat menghabiskan lebih dari Rp3,1 juta per bulan. Artinya, pengguna berpotensi menghemat sekitar Rp1,7 juta hingga Rp2 juta setiap bulan.

Jika diakumulasi selama satu tahun, penghematan tersebut dapat mencapai lebih dari Rp20 juta.

Di luar aspek efisiensi, BJ30 Hybrid juga dibekali berbagai fitur modern seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS), layar infotainment berukuran besar, serta karakter SUV yang mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan.

Melalui kombinasi teknologi hybrid, performa tinggi, dan efisiensi bahan bakar, BAIC BJ30 Hybrid mencoba menawarkan alternatif baru bagi konsumen Indonesia yang mulai mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi tanpa meninggalkan kenyamanan kendaraan konvensional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *