MOTORESTO.ID,JAKARTA– Banyak kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor saat melintasi rel kereta api. Pemiculnya sangat beragam. Mulai dari kemacetan, kondisi kendaraan yang kurang prima hingga kecakapan pengemudi yang masih kurang.
Karena itu, Mitsubishi Motors membagi tips bagi setiap pengendara agar perlu memahami tata cara melintasi rel kereta dengan aman, termasuk memanfaatkan fitur keselamatan yang tersedia pada mobil modern.
- Kurangi Kecepatan dan Fokus Sejak Mendekati Perlintasan
Begitu melihat tanda perlintasan kereta atau marka rel di depan, segera kurangi kecepatan secara bertahap. Hindari tetap melaju dengan kecepatan tinggi karena kondisi rel sering kali membuat mobil sedikit terguncang atau kehilangan traksi sesaat. Hal ini beresiko berkurangnya kemampuan mengendalikan kendaraan apabila kendaraan tetap dikemudikan dalam kecepatan tinggi.
Pada sejumlah kendaraan modern, seperti produk Mitsubishi yang sudah dilengkapi Active Stability Control (ASC), sistem ini membantu menjaga kestabilan kendaraan jika roda kehilangan pijakan saat melewati permukaan rel yang licin, terutama saat hujan. Namun, tetap ingat teknologi hanya membantu kewaspadaan pengemudi tetap yang utama.
- Tengok Kanan-Kiri, Jangan Hanya Mengandalkan Palang Pintu
Palang pintu perlintasan kereta api dan alarm memang menjadi penanda utama, tapi jangan hanya mengandalkan itu. Ada beberapa perlintasan tanpa penjaga atau palang otomatis yang mengharuskan pengemudi waspada dan memastikan kondisi aman untuk dilalui, baik saat perlintasan sepia ataupun ramai.
- Buka sedikit Kaca Jendela
Membuka sedikit kaca jendela untuk mendengar suara kereta, lalu lihat ke kedua arah rel kereta menjadi langkah sederhana yang bijak sebelum memutuskan melintasi rel kereta. Hadirnya kamera 360 derajat atau sensor sekitar kendaraan, dapat membantu memastikan posisi kendaraan tetap lurus dan aman saat melintasi area sempit di sekitar perlintasan.
- Gunakan Posisi Gigi yang Tepat dan Jangan Berhenti di Atas Rel
Saat melintas, usahakan mobil bergerak stabil tanpa henti di atas rel. Untuk transmisi mobil manual, gunakan gigi rendah agar tenaga cukup dan mobil tidak kehilangan momentum. Untuk transmisi otomatis, injak pedal gas secara halus dan konsisten. Jangan melakukan perpindahan gigi mendadak tepat di atas rel, terutama jika kondisi jalan menanjak setelah perlintasan.
Pada beberapa model kendaraan Mitsubishi dengan mesin responsif dan fitur Auto Hold atau Hill Start Assist, pengemudi bisa lebih percaya diri saat menghadapi rel yang posisinya dekat dengan tanjakan atau antrean kendaraan.
- Jangan Ikut Maju Jika Ruang di Depan Belum Cukup
Salah satu kesalahan paling berbahaya adalah masuk ke area rel saat lalu lintas di depan masih macet. Akibatnya, mobil bisa terjebak tepat di atas jalur kereta. Pastikan ada ruang kosong yang cukup di seberang rel sebelum mulai melintas. Jika belum ada ruang, lebih baik menunggu meski palang masih terbuka.
Fitur canggih seperti Forward Collision Mitigation (FCM) pada beberapa mobil Mitsubishi dapat membantu memberi peringatan jika kendaraan terlalu dekat dengan objek di depan, tetapi keputusan berhenti tetap ada di tangan pengemudi.
- Fokus Penuh Saat Menyeberang
Hindari melihat ponsel, mengatur navigasi, mendengarkan audio dengan suara kencang, atau berbincang berlebihan saat mendekati kereta api. Konsentrasi penuh sangat penting karena situasi bisa berubah dalam hitungan detik.
- Jika Mobil Mogok di Atas Rel, Segera Evakuasi
Meski jarang, kemungkinan mobil mati mesin di atas rel tetap bisa terjadi. Jika ini terjadi maka segera keluarkan seluruh penumpang, jauhkan diri dari kendaraan dan rel, hubungi petugas perlintasan atau layanan darurat, dan jika memungkinkan dan aman segera dorong mobil keluar dari jalur rel.
Jangan mencoba menyalakan ponsel berulang kali sambil tetap berada di atas rel jika suara atau sinyal kereta sudah terdengar. Ingat Keselamatan Selalu Lebih Penting dari segalanya.

Komentar