MOTORESTO.ID,JAKARTA– Udara kota besar seperti Jakarta yang panas membuat AC mobil harus selalu bekerja optimal mendinginkan kabin. Karena itu kondisi AC sebagai penyejuk harus selalu prima. Tidak jarang AC mobil hanay mengeluarkan angin dan terasa kurang sejuk. Hal ini terjadi akibat kurangnya perawatan rutin.
Jangan lupa setiap 6 Bulan atau 10 ribu kilometer lakukan servis ringan seperti membersihkan filter kabin, memeriksa tekanan freon, serta memeriksa kondisi kompresor dan kipas AC. Bila perlu setiap 1 Tahun lakukan servis menyeluruh, meliputi pencucian evaporator (jika diperlukan), pengecekan sistem kebocoran, dan pembersihan kondensor.
Lalu bagaimana merawat AC mobil agar tetap prima, laman resmi Mitsubishi Motors berbagi tips sederhana
jika muncul 5 tanda tanda ini sebaiknya jangan tunggu jadwal perawatan, langsung lakukan pemeriksaan AC mobil Anda.
AC tidak dingin atau kurang dingin.
Bau tidak sedap saat AC dinyalakan.
Suara mendengung dari dalam dasbor.
Embusan angin pelumpuh.
Kaca mobil lebih mudah berembun.
Masalah kecil seperti filter kotor bisa berkembang menjadi kerusakan kompresor. Padahal, kompresor adalah komponen mahal dalam sistem pendingin. Selain itu filter kabin yang kotor bisa menyimpan debu, bakteri, dan jamur. Ini bisa memicu alergi dan membuat udara di dalam mobil menjadi tidak sehat.
Fasilitas penyejuk kabin yang terawat artinya tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menghasilkan udara dingin. Hal ini berdampak pada konsumsi bahan bakar lebih efisien, dan umur komponen AC jadi lebih panjang.

Komentar