Tips
Beranda » Usai Mudik Lebaran, Deteksi Sistem Suspensi Mobil Anda Apakah Bermasalah ?

Usai Mudik Lebaran, Deteksi Sistem Suspensi Mobil Anda Apakah Bermasalah ?

shockberaker

MOTORESTO.ID,JAKARTA–Shockbreaker merupakan bagian dari sistem suspensi kendaraan yang berfungsi menjaga stabilitas dan kenyamanan saat kendaraan berjalan. Terjadinya masalah pada shockbreaker tentunya juga akan mempengaruhi keselamatan berkendara. Terutama setelah digunakan bepergian jauh mudik lebaran ke luar kota yang melintasi berbagai medan jalan dan beban berlebih.

Berikut tips sederhana yang perlu anda ketahui apakah shockbreaker kendaraan anda bermasalah atau masih normal.

  1. Terasa getaran kuat
    Kabin kendaraan akan mengalami getaran yang kuat saat kendaraan melaju terutama di jalan yang kurang rata. Goncangan ini akan mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan terutama bila kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
  2. Suspensi mengeluarkan bunyi yang tidak wajar

Biasanya shockbreaker atau sistem suspensi yang bermasalah akan mengeluarkan suara berdencit seperti suara tikus atau duk duk saat digunakan berjalan.

  1. Ban habis tidak merata

Lajur tapak ban akan habis secara tidak merata. Biasanya dibagian pinggir luar atau dalam. Keausan yang tidak normal seperti ini akan merugikan pengguna karena ban harus segera diganti akibat adanya masalah pada bagian sistem sispensi lain.

  1. Mobil akan libung

Saat melaju dalam kecepatan tinggi kendaraan akan terasa limbung, terutama bila melaju di jalan yang tidak rata. Hal ini etrjadi karena shockbreaker atau sistem suspensi lain tidak mampu berfungsi meredam goncangan dengan baik. Hal ini selain menggaung kenyamanan juga keselamatan karena kendaraan beresiko sulit dikendalikan.

Atasi Antrean BBM, Pertamina Patra Niaga Tambah Suplai BBM 140 Persen

  1. Periksa ke bengkel terdekat

Sebelum dan sesudah mudik ada baiknya memeriksakan sistem suspensi termasuk shockbreaker. Perjalanan panjang seperti mudik lebaran yang melalui berbagai medan jalan dan beban lebih berat tentunya akan mempengaruhi kinerja dari shockbreaker atau sistem suspensi lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *