MOTORESTO.ID,BEIJING–Nama Xiaomi SU7 tidak membutuhkan waktu lama untuk menjadi sedan listrik populer di Cina. Biasanya, dibutuhkan waktu empat atau lima tahun bagi produsen mobil untuk memperbarui sebuah model, tetapi Xiaomi tidak membutuhkan waktu lama karena hanya butuh waktu 8 jam untuk meraih 15 ribu unit pesanan.
Secara visual, sepintas model baru ini hampir sama dengan SU7 sebelumnya. Meskipun semua versi sekarang dilengkapi dengan LiDAR yang terpasang di atap, radar gelombang milimeter 4D, dan sistem komputasi Nvidia Thor-U. Radar baru juga telah ditambahkan di bagian depan, dan ban belakang sedikit lebih lebar.
Menurut laman Carscoops, bagian interior tersedia layar infotainment yang ukuranya sedikit lebih besar 16,1 inci. Pengisi daya ponsel nirkabel ganda tetap dipertahankan, tetapi Xiaomi telah memindahkan tempat gelas dari konfigurasi vertikal ke horizontal. Mereka juga menghilangkan deretan tombol vertikal yang sebelumnya terpasang di konsol, dan memindahkannya ke antara bantalan pengisian daya dan tempat gelas.

Xiaomi juga menambahkan mekanisme pembuka pintu baru dengan sistem redundansi tiga kali lipat, yang tentunya untuk memastikan pengemudi tidak terjebak di dalam jika terjadi kecelakaan serius. Tuas pembuka mekanis pada pintu penumpang depan kini juga berwarna merah terang, sehingga lebih mudah terlihat dalam keadaan darurat.
SU7 terbaru terdiri dari tiga tipe. Tipe SU7 Standard versi dasar dilengkapi dengan baterai lithium-besi fosfat 73 kWh dan motor yang dipasang di belakang dengan daya 315 hp (235 kW). Jarak tempuhnya diklaim mencapai 447 mil (720 km), dan harganya mulai dari 219.900 yuan atau sekitar $31.900 atau Rp 541 juta lebih.
Di atasnya terdapat SU7 Pro, yang dilengkapi dengan baterai LFP 96,3 kWh yang lebih besar dan motor 315 hp (235 kW) yang sama, meningkatkan jarak tempuhnya menjadi 560 mil (902 km) dan menaikkan harganya menjadi 249.900 yuan, atau sekitar $36.200 atau Rp 614 juta lebih.
Kasta tertinggi, SU7 Max dilengkapi dengan baterai lithium ternary 101,7 kWh, dua motor yang menghasilkan 681 hp (508 kW), dan jangkauan 519 mil (835 km). Harganya mulai dari 303.900 yuan atau $44.000 atau Rp 747 juta lebih. Belum ada kabar apakah SU7 Ultra dirancang yang menyaingi kendaraan jenis hypercar atau tidak. Tetapi proses perubahan masih terus dilakukan.

Komentar