MOTORESTO.ID, STUTTGART— Bagi pecinta Jeep Mercedes Benz G Class ada kabar menarik yang tidak boleh dilewatkan. Pabrikan asal Jerman tersebut sedang mengembangkan Mercedes G-Class ‘Baby’ yang diperkirakan akan hadir pada 2027 mendatang.
Sebagai pendatang baru, diperkirakan tampilan Mercedes G-Class “Baby” ini tidak akan terlalu jauh sosoknya dari seniornya G-Class yang telah menjadi legenda sejak 50 tahun lalu.
Sampai saat ini masih belum ada gambar resmi atau tanggal produksi yang dikonfirmasi. Namun, rumor beberapa bulan terakhir tertuju pada kemungkinan debut tahun 2027. Tahun di mana Mercedes berencana secara signifikan mengubah jajaran produknya.
Sejak pengumuman awalnya pada tahun 2023, Baby G telah menjadi buah bibir bagi kalangan pecinta otomotif hingga memunculkan berbagai spekulasi. Namun Mercedes telah mengkonfirmasi satu detail penting: mobil ini bukan sekadar versi G-Class yang diperkecil.

dok motor1.com
Menurut laman motor1.com, Ketua Mercedes-Benz, Ola Källenius, dalam pernyataannya di IAA Mobility di Munich tahun lalu mengungkapkan prototipe Baby G akan “segera muncul di jalanan.” Källenius juga menekanka Baby G akan menggunakan platform uniknya sendiri, bukan meminjam langsung dari arsitektur G-Class yang sudah ada.
Chief Operating Officer Markus Schäfer mengkonfirmasi kepada Autocar, Baby G masih akan menggunakan sasis body-on-frame, sama seperti saudaranya yang lebih besar. Artinya, SUV ini seharusnya memiliki kemampuan yang sama di medan off-road dari sang kakak.
Namun, Schäfer menambahkan SUV kompak ini akan menggunakan “banyak” komponen yang sepenuhnya unik. Bahkan, gagang pintu pun tidak akan sama dengan G-Class standar.
Bertenaga Hybrid, EV atau Keduanya?
Hingga kini juga belum ada detail teknis terkait jenis mesin yang akan digunakan. Spekulasi awal berfokus pada versi listrik sepenuhnya, namun permintaan kendaraan listrik yang lebih lemah dari yang diperkirakan, Mercedes Benz masih mengkaji ulang.
Tidak tertutup kemungkinan pilihan menggunakan mesin hybrid, termasuk plug-in hybrid. Sedangkan mesin diesel juga masuk ke dalam nominasi untuk pasar di beberapa negara yang sesuai.
Soal harga jual, jika diposisikan sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan G-Class dan berada di bawah GLC, harga dasarnya bisa berkisar antara $49.000 hingga $54.000 (dikonversi dari perkiraan Eropa) atau di kisaran Rp 826 jutaan hingga Rp 910 jutaan. Minat ?
dok foto: Carscoops

Komentar