Gaya Hidup
Beranda ยป Cara Unik BMW dan Porsche Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Mercedes-Benz

Cara Unik BMW dan Porsche Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Mercedes-Benz

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Persaingan panjang antara BMW, Porsche, dan Mercedes-Benz tak selalu diwarnai rivalitas panas. Momen ulang tahun Mercedes-Benz justru dimanfaatkan dua rival senegaranya itu untuk menunjukkan sisi humor, sportivitas, sekaligus sejarah panjang dunia otomotif Jerman.

Melalui akun media sosial resminya, Porsche mengunggah serangkaian slide yang menyoroti sisi lain perjalanan Mercedes-Benz. Alih-alih menampilkan model ikonik atau pencapaian gemilang, Porsche justru mengangkat momen kegagalan teknis yang pernah dialami rivalnya.

Salah satu slide menampilkan Mercedes-Benz CLR yang dikendarai Mark Webber saat melayang di sesi latihan 24 Hours of Le Mans 1999, insiden yang terjadi akibat masalah aerodinamika. Gambar tersebut dipasangkan dengan Porsche 911 GT1 yang juga terangkat saat balapan Petit Le Mans 1998.

โ€œWe Share The Setbacks,โ€ tulis Porsche dalam unggahan tersebut, seolah menegaskan bahwa kemajuan teknologi otomotif juga lahir dari kegagalan.

Porsche dan Mercy, Rival Sekaligus Rekan Sejarah

Namun, Porsche tak berhenti di sana. Slide lainnya menampilkan Mercedes-Benz E 500 (1991) atau sering dijuluki โ€œMercy Boxerโ€ di Indonesia, sedan legendaris yang ternyata dikembangkan dengan bantuan Porsche, khususnya pada sektor sasis dan suspensi. Unggahan ini menjadi pengingat bahwa di balik rivalitas, kolaborasi pernah terjalin erat.

Populasi Capai 2,4 Juta Kendaraan, MMKSI Berkisah Tentang Warisan Lintas Generasi

Persaingan panjang antara BMW, Porsche, dan Mercedes-Benz tak selalu diwarnai rivalitas panas. Momen ulang tahun Mercedes-Benz justru dimanfaatkan dua rival senegaranya itu untuk menunjukkan sisi humor, sportivitas, sekaligus sejarah panjang dunia otomotif Jerman.

Melalui akun media sosial resminya, Porsche mengunggah serangkaian slide yang menyoroti sisi lain perjalanan Mercedes-Benz. Alih-alih menampilkan model ikonik atau pencapaian gemilang, Porsche justru mengangkat momen kegagalan teknis yang pernah dialami rivalnya.

Salah satu slide menampilkan Mercedes-Benz CLR yang dikendarai Mark Webber saat melayang di sesi latihan 24 Hours of Le Mans 1999, insiden yang terjadi akibat masalah aerodinamika. Gambar tersebut dipasangkan dengan Porsche 911 GT1 yang juga terangkat saat balapan Petit Le Mans 1998.

โ€œWe Share The Setbacks,โ€ tulis Porsche dalam unggahan tersebut, seolah menegaskan bahwa kemajuan teknologi otomotif juga lahir dari kegagalan.

Namun, Porsche tak berhenti di sana. Slide lainnya menampilkan Mercedes-Benz E 500 (1991), sedan legendaris yang ternyata dikembangkan dengan bantuan Porsche, khususnya pada sektor sasis dan suspensi. Unggahan ini menjadi pengingat bahwa di balik rivalitas, kolaborasi pernah terjalin erat.

Menikmati Sensasi Jimny RC Off Road Challenge di Booth Suzuki

BMW Sindir Halus dengan Gaya Khas

Sementara itu, BMW memilih pendekatan yang tak kalah nyeleneh. Pabrikan asal Munich tersebut mengunggah foto Karl Benz, pendiri Mercedes-Benz. Pada slide pertama tertulis, โ€œLuckily Carl Benz Invented The Automobile,โ€ sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok pelopor otomotif dunia.

Kejutan muncul di slide kedua. Foto Karl Benz tampak tertawa, disertai kalimat, โ€œSo We Could Invent Driving Pleasure,โ€ sebuah sindiran halus yang merujuk pada filosofi BMW sebagai produsen mobil dengan sensasi berkendara menyenangkan.

Dua unggahan ini menunjukkan bahwa Mercedes-Benz bukan sekadar rival, melainkan bagian penting dari sejarah dan evolusi industri otomotif global. Alles Gute zum Geburtstag, Mercedes-Benz.

Kejutan muncul di slide kedua. Foto Karl Benz tampak tertawa, disertai kalimat, โ€œSo We Could Invent Driving Pleasure,โ€ sebuah sindiran halus yang merujuk pada filosofi BMW sebagai produsen mobil dengan sensasi berkendara menyenangkan.

Dua unggahan ini menunjukkan bahwa Mercedes-Benz bukan sekadar rival, melainkan bagian penting dari sejarah dan evolusi industri otomotif global. Alles Gute zum Geburtstag, Mercedes-Benz.

IIMS 2026 Menjadi Panggung Aftermarket dan Sportainment Jadi Sorotan

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *