motoresto.id/, JAKARTA–Dunia otomotif sedang digemparkan dengan kepergian Robbyanto Budiman, beliau merupakan CEO dari Wahana Artha Group. Pria Kelahiran 14 Januari 1967 ini harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya dalam setahun terakhir. Hingga akhirnya, beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Jumat (10/02/2023) di Gleneagles Hospital, Singapore.
Beliau telah mendedikasikan waktunya dalam mengembangkan Wahana Artha Group yang kini memiliki beragam lini bisnis sejak dikelolanya pada 1993 silam. Pria yang dikenal baik hati, murah senyum, dan energik ini sekarang telah tiada dan meninggalkan banyak kenangan hangat bagi keluarganya, Wahana Artha Group, dan juga bagi para pecinta otomotif.
Menurut Chief of Marketing Officer, Edi Setiawan, beliau telah menanamkan banyak karakter positif bagi Wahana Artha Group. Mulai dari semangat, kejujuran, peduli sesama, hingga keseriusannya untuk menjadi pelaku aktif mewujudkan lingkungan lebih baik untuk generasi mendatang lewat Sustainability.
“Kami berikan doa terbaik untuk Bapak Robbyanto Budiman, Wahana harus merelakannya menghadap sang pencipta” Ucap Edi Setiawan.
Robbyanto Budiman menyelesaikan pendidikannya di University of Southern California, USA tahun 1987 dan MBA dari Northrop University, USA tahun 1989. Beliau juga merupakan pecinta olahraga lari dan ‘pemburu’ soto nikmat dan kuliner kaki lima di berbagai daerah.
Pada perayaan HUT Wahana Artha Group yang ke-50 tahun lalu, Bapak Robbyanto menyatakan bahwa Wahana merupakan bagian dari hidupnya. Berkat kegigihannya Wahana Artha Group tidak hanya sukses bergerak di bidang Otomotif namun juga bisnis Hospitality, Food and Beverage.
Selamat jalan pria yang selalu tularkan vibes positif untuk semua, terima kasih untuk beragam pelajaran bisnis dan kehidupan yang tak ternilai. Tenanglah beristirahat disana, seluruh tugas dunia selesai dengan hasil terbaik biarkan kami meneruskan ‘api’ semangat kerja, kejujuran, sopan santun, kepedulian sesama dalam keluarga besar di Wahana Artha Group. “Pak Robby will always be in our hearts and memories,” tutup Deputy CEO, Taufik Aulia.
Abu jenazah akan disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Jakarta Utara dan selanjutnya akan disimpan dirumah duka Oasis, Tangerang pada Rabu (15/02/2023) mendatang.
