MOTORESTO.ID, JAKARTA — Pertumbuhan sektor logistik dan layanan publik di Indonesia mendorong kebutuhan kendaraan niaga yang semakin spesifik, efisien, dan andal. Menjawab tren tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memanfaatkan ajang GIICOMVEC 2026 sebagai panggung untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan komersial.
Mengusung tema “Drive Your Business Forward”, Suzuki menghadirkan enam unit andalan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 8–11 April 2026. Line-up tersebut meliputi New Carry Box MBG, New Carry Ambulance, New Carry Moko, New Carry Angkot Concept, APV Ambulance, hingga APV MBG. Kehadiran berbagai model ini menegaskan fleksibilitas kendaraan Suzuki dalam mendukung beragam kebutuhan usaha dan layanan publik.
Deputy to 4W Sales & Marketing Director SIS, Dony Ismi Saputra, menegaskan pentingnya peran kendaraan niaga dalam pertumbuhan ekonomi.
Ia menyebut, “Melalui tema ‘Drive Your Business Forward’, kami menampilkan beragam solusi kendaraan komersial yang fleksibel dan relevan.”
Salah satu sorotan utama adalah New Carry yang dinilai unggul dari sisi daya angkut. Dengan kapasitas tray mencapai 1.050 kg, model ini lebih diminati dibanding APV yang memiliki kapasitas sekitar 408 kg. Faktor efisiensi operasional dan jumlah trip menjadi alasan utama pelaku usaha memilih Carry sebagai armada utama mereka.
Menariknya, dari sisi metode pembelian, Suzuki mengungkapkan bahwa pasar kendaraan niaga saat ini cukup seimbang. Sekitar 50 persen konsumen memilih pembelian tunai, sementara 50 persen lainnya menggunakan skema pembiayaan. Pola ini berlaku baik untuk pembelian retail maupun fleet.
Selain menampilkan produk, Suzuki juga menawarkan program penjualan menarik selama pameran, termasuk insentif uang elektronik dan kesempatan test drive New Carry. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk mendekatkan produk kepada pelaku usaha secara langsung.
Secara keseluruhan, kehadiran Suzuki di GIICOMVEC 2026 menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi mobilitas bisnis yang adaptif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia yang terus berkembang.

Komentar