MOTORESTO.ID, JAKARTA — Sengketa paten yang melibatkan Xiaomi Auto resmi memasuki tahap peninjauan hukum setelah tiga paten desainnya digugat oleh Shandong Yanlu New Energy Vehicle Co., Ltd. Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut desain eksterior mobil listrik Xiaomi yang tengah naik daun di pasar China.
Berdasarkan laporan Carnewschina, gugatan tersebut menargetkan tiga komponen desain, yaitu bumper belakang, bumper depan, dan lampu depan. Ketiga paten itu masing-masing terdaftar dengan nomor 2023300280286, 2023300278040, dan 2023300276401. Desain tersebut diketahui digunakan pada model andalan Xiaomi, seperti SU7 dan YU7.
Perusahaan Kecil Tantang Raksasa Teknologi

Shandong Yanlu sendiri bukan pemain besar di industri otomotif. Perusahaan ini merupakan produsen LSEV (Low-Speed Electric Vehicle) dengan merek “Yunlei”, memiliki modal sekitar 10 juta yuan dan hanya sekitar 20 karyawan. Meski begitu, mereka menggunakan hak hukum untuk menantang validitas paten milik Xiaomi.
Langkah ini sesuai dengan aturan dalam Undang-Undang Paten China yang memperbolehkan individu atau organisasi mengajukan pembatalan paten yang telah disetujui.
Proses Paten dan Validitas Masih Kuat
Salah satu paten yang dipersoalkan, yakni desain lampu depan, diajukan pada Januari 2023 dan baru disetujui pada Maret 2025—lebih lama dari rata-rata proses yang biasanya hanya 6–8 bulan.
Setelah disetujui, Xiaomi juga sempat meminta laporan evaluasi paten dari otoritas terkait. Hasilnya menyatakan bahwa desain tersebut memenuhi unsur kebaruan dan inventif, bahkan dengan referensi pembanding dari merek besar seperti Porsche, Audi, Nissan, Toyota, hingga Changan.
Dampak ke Industri EV China
Kasus ini menjadi sengketa paten pertama yang melibatkan Xiaomi Auto sejak mereka terjun ke industri otomotif. Hasil sidang yang dijadwalkan pada 26 Maret akan menentukan apakah ketiga paten tersebut tetap sah atau justru dibatalkan.
Di sisi lain, Xiaomi SU7 sendiri tengah menikmati popularitas tinggi. Model ini bahkan mencatat 15.000 pesanan hanya dalam 34 menit saat peluncuran versi terbarunya, serta berhasil melampaui penjualan tahunan Tesla Model 3 di segmen sedan listrik China pada 2025.

Komentar