Susul Recaro, Fanatec Ajukan Pailit Gara-Gara Ini

MOTORESTO.ID, JAKARTA -- Beberapa hari setelah kabar kesulitan keuangan yang dihadapi oleh Recaro dan BBS, perusahaan balap simulasi Fanatec mengalami krisis keuangan yang signifikan.
Fanatec, yang dikenal sebagai salah satu produsen utama perangkat simulator, pedal, dan kokpit simulasi untuk video game balap, kini menghadapi tantangan besar setelah perusahaan induknya, Endor AG, mengajukan kebangkrutan.
Endor AG, yang merupakan perusahaan induk dari Fanatec, mengungkapkan bahwa mereka terlilit utang sebesar 90 juta euro. Utang tersebut mencakup utang bank dan masih ada sisa tanggungan sebesar 70 juta euro.
Dikutip dari drive.com, menyebutkan bahwa Corsair, produsen perangkat keras permainan komputer, telah menyatakan niatnya untuk mengakuisisi Endor AG, memberikan harapan baru bagi penggemar produk Fanatec.
Corsair, yang dikenal luas di industri perangkat keras komputer, berencana untuk mengambil alih Endor AG dalam upaya untuk menyelamatkan perusahaan dan melanjutkan operasi Fanatec.
Fanatec sendiri merupakan mitra resmi dalam berbagai game balap populer, termasuk Gran Turismo, Forza, WRC, dan NASCAR. Perusahaan ini juga memiliki perjanjian lisensi dengan merek-merek besar seperti McLaren, BMW, dan Porsche.
Pengumuman mengenai niat Corsair untuk mengakuisisi Endor AG memberikan secercah harapan bagi penggemar produk Fanatec, yang khawatir tentang dampak kebangkrutan terhadap ketersediaan dan kualitas perangkat simulasi yang mereka andalkan.