Home > Aksesoris

Setelah Recaro, Produsen Velg BBS Ajukan Pailit

BBS Automotive GmbH mengajukan pailit untuk kelima kalinya, menyusul kebangkrutan produsen jok Recaro
Dok. Motoresto.id
Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA -- Merek pelek aftermarket asal Jerman, BBS, telah mengajukan proses pailit di pengadilan Rottweil, Jerman. Kabar ini menambah daftar perusahaan komponen otomotif yang mengalami kebangkrutan pada 2024, setelah sebelumnya merek jok Recaro juga mengajukan pailit.

BBS dilaporkan berhenti membayar gaji karyawan sejak Mei 2024, memicu situasi keuangan yang kritis bagi perusahaan yang didirikan oleh Heinrich Baumgartner dan Klaus Brand.

Ini merupakan kali kelima BBS mengalami kebangkrutan, dengan kejadian serupa terjadi pada tahun 2007, 2010, 2020, dan 2023. ISH Management Services, yang terakhir mengakuisisi BBS sebelum pailit terbaru ini, menyatakan,

"Kami tidak akan pernah mengecewakan orang-orang yang telah menempuh jalan ini bersama kami. Kami tidak akan pernah menyerah pada merek BBS, yang bagi kami merupakan salah satu merek global Jerman terbesar. Kami memiliki rencana dan kami bertekad untuk melaksanakannya," kata ISH Management Services, yang mengakuisisi BBS Automotive GmbH sebelum pengajuan terbaru ini

Berita kebangkrutan ini mengejutkan operasi BBS di luar negeri yang bersifat independen. Presiden BBS Amerika, Craig Donnelly, menyatakan bahwa operasi di AS tidak terpengaruh oleh situasi ini, meskipun situasi secara keseluruhan cukup buruk.

Sementara itu, BBS Jepang, yang memproduksi velg tempa, mengonfirmasi bahwa tidak ada hubungan ekuitas dengan BBS Automotive GmbH, dan dampak kebangkrutan ini dianggap kecil.

× Image