MOTORESTO.ID,STUTTGART– Keputusan manajemen menjadikan Porsche Macan generasi berikutnya sebagai kendaraan listrik dinilai sebagai sebuah kesalahan. Pada 2019 manajemen Porsche telah menghentikan produksi Macan bertenaga bensin dan menggantinya dengan model bertenaga listrik.
“Kami salah tentang Macan,” kata Mantan CEO Volkswagen Group, Oliver Blume dalam sebuah wawancarannya dengan Frankfurter Allgemeine Zeitung seperti dikutip laman Carscoops. Meski keputusan itu tidak disukai mereka yang konservatif, namun tidak sedikit pembeli Macan lebih peduli pada merek daripada mesinnya.
Porsche kini berencana untuk memperkenalkan kembali crossover kompak bertenaga bensin, tetapi tidak akan disebut Macan. “Kami merespons dengan menambahkan mesin pembakaran internal dan hibrida,” kata Blume.
Diharapkan model baru ini akan hadir paling lambat tahun 2028 dan akan menempati segmen yang sama di bawah SUV Cayenne. Model ini diperkirakan akan menggunakan Platform Combustion milik Volkswagen Group, yang juga digunakan pada Audi Q5.
Blume juga meyakini crossover yang akan datang ini sebagai “sangat, sangat khas Porsche” dan sengaja dibedakan dari mobil listrik Macan. Sebenarnya, kesalahan Porsche dalam mengambil keputusan tidak hanya terkait kasus Macan saja, mobil sport 718 masa depan, yang awalnya direncanakan hanya menggunakan tenaga listrik (EV), akan menawarkan pilihan mesin pembakaran internal dan hibrida.
dok foto: Carscoops

Komentar